PUNGGAWASPORT, SINJAI – Geliat pembinaan olahraga renang di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kembali menunjukkan tren positif. Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Pengurus Kabupaten Sinjai secara resmi membuka kompetisi renang tingkat kabupaten pada Jumat sore (13/2/2026) di Kolam Renang H. M. Thahir.
Pertandingan yang berlangsung hingga 15 Februari mendatang ini menghadirkan 82 perenang dari berbagai kelompok umur. Mereka terbagi dalam empat kategori: 30 atlet tingkat Sekolah Dasar (SD), 25 atlet Sekolah Menengah Pertama (SMP), 15 atlet Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, dan 12 atlet kategori umum.
Bupati Sinjai Ratnawati Arif tampil sebagai inspektur upacara pembukaan, menandakan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mendukung perkembangan olahraga prestasi di wilayahnya.
Dalam sambutannya, Ratnawati menekankan bahwa kompetisi semacam ini bukan semata-mata ajang perebutan medali. “Olahraga adalah sarana pendidikan karakter. Di sini, generasi muda belajar tentang kedisiplinan, etos kerja, dan bagaimana menghargai lawan. Semua itu adalah bekal berharga untuk kehidupan mereka ke depan,” ujar kepala daerah tersebut.
Ia juga memberikan arahan kepada para atlet agar berlomba dengan sportif dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Kepada para wasit dan juri, Ratnawati meminta agar menjalankan tugas dengan integritas tinggi demi terjaganya kredibilitas pertandingan.
Upaya Sistematis Cetak Bibit Unggul
Ketua Pengkab FAI Sinjai, Andi Sarifuddin, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian integral dari strategi pembinaan jangka panjang. Tujuannya bukan hanya menggelar kompetisi rutin, tetapi membangun ekosistem yang mendukung lahirnya atlet-atlet berkualitas.
“Kami memandang ini sebagai laboratorium pembinaan. Dari sini kami mengidentifikasi talenta muda yang berpotensi, lalu membina mereka secara terstruktur agar mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi—baik provinsi, nasional, maupun internasional,” terang Andi Sarifuddin.
Menurutnya, pengelolaan kompetisi dilakukan dengan standar profesional. Transparansi dan sportivitas menjadi prinsip utama agar setiap peserta mendapat perlakuan adil dan hasil yang objektif.
Beberapa nomor perlombaan yang dipertandingkan meliputi renang gaya dada 50 meter dan 100 meter, gaya bebas 50 meter dan 100 meter, serta gaya punggung 50 meter. Setiap nomor diikuti oleh perenang sesuai kelompok usianya.
Dukungan Lintas Sektor
Acara pembukaan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di lingkungan olahraga daerah. Di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sinjai, pengurus FAI, sejumlah kepala sekolah, hingga sponsor yang turut mendukung kelancaran kegiatan.
Tak ketinggalan, ratusan orang tua atlet turut memadati area tribun kolam renang untuk memberikan dukungan moral kepada putra-putri mereka yang bertanding.
Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan antusiasme dan harapan besar terhadap perkembangan cabang olahraga renang di Sinjai, yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih serius dalam hal pembinaan dan infrastruktur.
Harapan Besar untuk Masa Depan
Dengan digelarnya kejuaraan perdana di bawah kepengurusan baru FAI Sinjai, diharapkan muncul momentum kebangkitan bagi dunia renang lokal. Kompetisi ini juga diproyeksikan menjadi ajang evaluasi sekaligus motivasi bagi para pelatih dan atlet untuk terus meningkatkan kapasitas.
Ke depan, Sinjai berambisi melahirkan perenang-perenang handal yang mampu mengharumkan nama daerah di pentas yang lebih luas. Langkah awal telah dimulai—kini tinggal konsistensi pembinaan dan dukungan semua pihak yang akan menentukan seberapa jauh mimpi itu bisa diwujudkan.


Tinggalkan Balasan