Situasi di Liga Champions pun tak kalah mengkhawatirkan. Pada leg pertama perempat final, Madrid dipaksa bertekuk lutut 1-2 oleh Bayern Munchen di kandang sendiri. Kylian Mbappe dan kawan-kawan kini memanggul beban berat untuk membalikkan keadaan di markas Bayern pada tengah pekan ini, sebuah tugas yang jauh dari mudah.
Kembali ke panggung La Liga, harapan Madrid untuk memangkas defisit poin dari Barcelona sebenarnya terbuka lebar saat menjamu Girona. Namun peluang emas itu disia-siakan begitu saja. Skor imbang yang tercipta semakin memperlebar jarak kedua tim, bukan mempersempitnya.
Dalam laga menghadapi Girona, Arbeloa sejatinya menurunkan komposisi terbaik yang tersedia. Trisula maut Mbappe, Vinicius Junior, dan Brahim Diaz diplot sebagai ujung tombak serangan. Jude Bellingham kembali mengisi lini tengah bersama Eduardo Camavinga dan kapten Federico Valverde. Di lini belakang, Eder Militao kembali tampil, meski pos penjaga gawang tetap diisi Andriy Lunin menyusul Thibaut Courtois yang belum pulih dari cedera.
Sepanjang babak pertama, Madrid mendominasi penguasaan bola namun berulang kali kandas di hadapan tembok pertahanan Girona. Sejumlah peluang milik Mbappe dan Valverde berhasil dimentahkan oleh kiper Paulo Gazzaniga yang tampil gemilang.


Tinggalkan Balasan