Kejutan datang pada menit 32 ketika wasit menunjuk titik putih setelah bek muda Lenny Yoro melakukan pelanggaran terhadap penyerang Palace Jean-Philippe Mateta di dalam kotak terlarang. Eksekusi Mateta sempat mengalami insiden double kick yang memaksa pengulangan. Namun pada upaya kedua di menit 36, striker Prancis itu sukses menyelesaikan tugasnya dan membawa Palace memimpin 1-0 hingga turun minum.
Kebangkitan The Red Devils
Memasuki babak kedua, wajah berbeda ditunjukkan oleh anak asuh Amorim. Manchester United tampil jauh lebih tajam dan berhasil menggondol gol penyama kedudukan hanya sembilan menit setelah jeda.
Joshua Zirkzee menjadi pahlawan dengan gol cantiknya pada menit 54. Striker Belanda tersebut dengan cermat memanfaatkan bola hasil tendangan bebas Bruno Fernandes dan berhasil menjebol gawang dari sudut yang sulit, mengubah papan skor menjadi 1-1.
Momentum terus berpihak pada tim tamu. Tak lama kemudian, Mason Mount tampil sebagai penyelamat dengan tembakan kerasnya dari pinggir kotak penalti memanfaatkan situasi bola mati. Kiper Palace Dean Henderson tak berkutik melihat bola bersarang di gawangnya, membuat MU unggul 2-1.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga rapat oleh Bruno Fernandes dan rekan-rekannya hingga peluit panjang ditiup. Kemenangan ini menjadi bukti mental juara skuad Manchester United yang mampu bangkit dari ketertinggalan dalam laga yang tidak mudah melawan Crystal Palace.


Tinggalkan Balasan