Menit ke-65 menjadi titik balik pertandingan. Patricio Matricardi menerima kartu kuning keduanya dan dipaksa meninggalkan lapangan, membuat Persib harus menyelesaikan laga dengan sepuluh orang. Kesempatan emas itu langsung dimanfaatkan Bali United untuk membangkitkan diri. Teppei Yachida mengurangi ketertinggalan melalui tendangan bebas yang indah pada menit ke-81, menyulut semangat tim tamu untuk terus menyerang.
Namun, alih-alih terguncang, Persib justru merespons dengan cara yang mengejutkan. Hanya beberapa menit berselang, tepatnya di menit ke-87, Federico Barba muncul sebagai pahlawan dengan menanduk umpan tendangan sudut Marc Klok menjadi gol. Skor berubah menjadi 3-1, dan stadion pun pecah.
Bali United pantang menyerah begitu saja. Pada masa injury time, Jordy Bruijn berhasil membobol gawang Persib untuk menjadikan kedudukan 3-2, sekaligus memompa harapan tim tamu untuk mencuri setidaknya satu angka. Detik-detik akhir pertandingan berlangsung dengan ketegangan luar biasa, dengan Bali United mengepung kotak penalti Persib. Namun, peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol, dan wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda laga usai.
Tiga poin berharga pun resmi menjadi milik Persib Bandung, membuktikan bahwa mental juara dan kemauan berjuang hingga detik terakhir adalah identitas yang tak terpisahkan dari Maung Bandung musim ini.


Tinggalkan Balasan