BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MAKASSAR, PUNNGAWASPORT – Qatar akhirnya kembali ke panggung Piala Dunia—kali ini tanpa keistimewaan tuan rumah. Berbeda dengan 2022, ketika mereka lolos otomatis sebagai penyelenggara, Qatar harus berjuang keras melewati empat putaran kualifikasi yang panjang dan melelahkan untuk mendapatkan tiket ke turnamen bergengsi ini.

Perjalanan Qatar tidak mulus. Mereka memang mendominasi grup kualifikasi putaran kedua dengan 16 poin dari enam laga, namun di putaran berikutnya mereka goyah—hanya meraih 13 poin dari 10 pertandingan dan finis di posisi keempat. Tiket ke Piala Dunia 2026 akhirnya digenggam setelah mengalahkan Uni Emirat Arab dan menahan imbang Oman di putaran kualifikasi keempat.

Kini Qatar berhadapan dengan grup yang berat. Mereka tergabung bersama Swiss, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina—komposisi yang membuat perjuangan lolos dari babak penyisihan menjadi tantangan nyata bagi tim asuhan pelatih mereka.

Statistik terkini Qatar justru semakin mempertebal kekhawatiran. Dalam enam pertandingan terakhir, Qatar belum sekali pun meraih kemenangan—empat kekalahan dan dua hasil imbang menjadi catatan suram yang dibawa ke turnamen ini. Lebih memprihatinkan lagi, dalam tiga laga terakhir, gawang lawan sama sekali tidak berhasil dibobol. Krisis gol ini menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan.

Di sisi lain, Swiss datang dengan kepercayaan diri yang lebih terukur. Mereka mengamankan tempat di Piala Dunia 2026 dengan cara yang meyakinkan: finis sebagai juara grup kualifikasi, unggul tiga poin atas pesaing terdekat. Ini bukan kali pertama Swiss unjuk gigi di level tertinggi—pada edisi 2022, mereka berhasil menembus babak 16 besar.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026