BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Arab Saudi mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir. Kemenangan paling menonjol adalah saat mereka mengalahkan Puerto Rico 3-0 pada 5 Juni, meski lawan yang dihadapi memang jauh di bawah level mereka. Sebelumnya, mereka sempat dihajar Mesir 4-0, dan kalah dari Ekuador serta Serbia, masing-masing dengan skor 2-1.

Satu hal yang membuat Arab Saudi tetap dianggap berbahaya adalah mentalitas. Posisi sebagai tim yang tidak diunggulkan justru kerap membuat mereka tampil lepas dan berani. Laga imbang 0-0 melawan Senegal jelang Piala Dunia memberi gambaran bahwa mereka mampu tampil disiplin saat menghadapi tim kuat.

Firas Al-Buraikan diperkirakan memimpin lini serang, sementara Mohammed Kanno dan Nasser Al-Dawsari akan mengendalikan ritme permainan dari lini tengah. Saud Abdulhamid, satu-satunya pemain Arab Saudi yang bermain di luar negeri — bergabung dengan klub Prancis Lens — akan menjadi sorotan tersendiri di sisi pertahanan.

Di sisi lain, Uruguay datang dengan reputasi yang jauh lebih berat, tapi kondisi tim yang jauh dari ideal. Bielsa dan pasukannya tidak terkalahkan dalam empat dari lima laga terakhir, dengan hasil imbang 0-0 melawan Aljazair dan 1-1 lawan Inggris dalam dua laga paling anyar. Namun ada satu hasil yang mengusik kepercayaan diri: kekalahan 1-5 dari Amerika Serikat pada November 2025, yang menjadi semacam cacat dalam catatan pramusim mereka.

Masalah kebugaran menjadi bayang-bayang gelap di kubu Uruguay. Ronald Araújo, bek tengah andalan, diragukan tampil di laga pembuka. José María Giménez dan Joaquín Piquerez juga masih dalam tanda tanya soal kondisi fisik. Kehilangan pilar-pilar pertahanan seperti ini bukan hal sepele, apalagi menghadapi lawan yang punya senjata lewat serangan balik cepat seperti Arab Saudi.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026