MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Arab Saudi kembali hadir di Piala Dunia dengan satu misi yang sudah sangat mereka pahami: menjadi tim yang diremehkan, lalu mengejutkan dunia. Di Grup H Piala Dunia FIFA 2026, “Elang Hijau” membuka kampanye mereka melawan Uruguay di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Selasa 16 Juni 2026 dini hari WIB.
Ini bukan sekadar pertandingan pembuka biasa. Bagi kedua tim, hasil laga ini bisa menentukan siapa yang melangkah mulus dan siapa yang harus berjuang keras di sisa fase grup, mengingat Spanyol juga berada di grup yang sama.
Arab Saudi memulai kampanye Piala Dunia 2026 di Grup H dengan lawan Uruguay di Hard Rock Stadium, Miami. Dengan Spanyol dan Cape Verde sebagai penghuni grup lainnya, laga ini bisa menjadi penentu tiket babak knockout.
Nama besar Arab Saudi di Piala Dunia bukanlah hal baru. Mereka membuat debut di Piala Dunia 1994 dan mencatat hasil terbaik sepanjang sejarah dengan lolos ke babak 16 besar. Namun dunia benar-benar terperanjat ketika di Qatar 2022, mereka menumbangkan Argentina — sang juara dunia — dengan skor 2-1.
Kini, Arab Saudi tampil dengan persiapan yang penuh gejolak. Hervé Renard dipecat pada April, padahal ia yang memimpin kualifikasi yang penuh tekanan. Penggantinya, Georgios Donis, adalah pelatih yang sebelumnya berkiprah di Liga Pro Saudi sejak 2021, dan hanya punya waktu singkat bersama tim nasional — sekadar beberapa laga uji coba pramusim.
Arab Saudi mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir. Kemenangan paling menonjol adalah saat mereka mengalahkan Puerto Rico 3-0 pada 5 Juni, meski lawan yang dihadapi memang jauh di bawah level mereka. Sebelumnya, mereka sempat dihajar Mesir 4-0, dan kalah dari Ekuador serta Serbia, masing-masing dengan skor 2-1.
Satu hal yang membuat Arab Saudi tetap dianggap berbahaya adalah mentalitas. Posisi sebagai tim yang tidak diunggulkan justru kerap membuat mereka tampil lepas dan berani. Laga imbang 0-0 melawan Senegal jelang Piala Dunia memberi gambaran bahwa mereka mampu tampil disiplin saat menghadapi tim kuat.
Firas Al-Buraikan diperkirakan memimpin lini serang, sementara Mohammed Kanno dan Nasser Al-Dawsari akan mengendalikan ritme permainan dari lini tengah. Saud Abdulhamid, satu-satunya pemain Arab Saudi yang bermain di luar negeri — bergabung dengan klub Prancis Lens — akan menjadi sorotan tersendiri di sisi pertahanan.
Di sisi lain, Uruguay datang dengan reputasi yang jauh lebih berat, tapi kondisi tim yang jauh dari ideal. Bielsa dan pasukannya tidak terkalahkan dalam empat dari lima laga terakhir, dengan hasil imbang 0-0 melawan Aljazair dan 1-1 lawan Inggris dalam dua laga paling anyar. Namun ada satu hasil yang mengusik kepercayaan diri: kekalahan 1-5 dari Amerika Serikat pada November 2025, yang menjadi semacam cacat dalam catatan pramusim mereka.
Masalah kebugaran menjadi bayang-bayang gelap di kubu Uruguay. Ronald Araújo, bek tengah andalan, diragukan tampil di laga pembuka. José MarÃa Giménez dan JoaquÃn Piquerez juga masih dalam tanda tanya soal kondisi fisik. Kehilangan pilar-pilar pertahanan seperti ini bukan hal sepele, apalagi menghadapi lawan yang punya senjata lewat serangan balik cepat seperti Arab Saudi.
Namun Uruguay juga punya nama-nama yang bisa mengubah laga dalam hitungan detik. Federico Valverde, Manuel Ugarte, Rodrigo Bentancur di lini tengah — ditambah Darwin Núñez sebagai ujung tombak — adalah kombinasi yang cukup untuk membuat pertahanan mana pun was-was.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Piala Dunia 2018, di mana Uruguay menang 1-0 atas Arab Saudi. Sebelumnya, pertemuan di laga persahabatan pada 2014 berakhir imbang 1-1. Secara statistik, Uruguay lebih unggul, tapi statistik sering kali tidak berlaku ketika Arab Saudi bermain dengan tiada beban.
Marcelo Bielsa sendiri punya rekam jejak positif di laga pembuka Piala Dunia. Ia pernah memenangkan partai perdana bersama Argentina maupun Chile — keduanya dengan skor identik 1-0. Kali ini, ia berharap catatan itu berlanjut, meski dengan skuad yang tidak dalam kondisi terbaiknya.
Pertandingan ini lebih dari sekadar tiga poin. Ini adalah pertarungan antara tim yang ingin membuktikan diri dan tim yang ingin menegaskan kelasnya. Arab Saudi membawa semangat kuda hitam yang tak pernah benar-benar padam. Uruguay membawa kualitas yang terganggu cedera.
Siapa yang akan menang? Itulah yang membuat sepak bola layak ditonton.
FAQ
Kapan dan di mana pertandingan Arab Saudi vs Uruguay berlangsung?
Pertandingan digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, pada 16 Juni 2026 dini hari waktu Indonesia Barat (WIB), sebagai bagian dari fase grup Piala Dunia FIFA 2026.
Apa hasil pertemuan terakhir Arab Saudi dan Uruguay?
Pertemuan terakhir terjadi di Piala Dunia 2018, di mana Uruguay menang 1-0 atas Arab Saudi. Sebelumnya, keduanya pernah bermain imbang 1-1 dalam laga persahabatan pada 2014.
Siapa pemain kunci yang perlu diperhatikan dalam laga ini?
Dari pihak Arab Saudi, Firas Al-Buraikan sebagai ujung tombak dan Saud Abdulhamid di lini belakang patut disorot. Dari Uruguay, Federico Valverde, Darwin Núñez, dan Manuel Ugarte menjadi andalan utama Marcelo Bielsa.


Tinggalkan Balasan