Rekor itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Das Team. Menghadapi Argentina yang tengah on fire, Austria dituntut tampil di atas rata-rata untuk membalikkan tren tersebut.
Ada satu fakta historis yang membuat laga ini terasa lebih spesial. Inilah kali pertama Argentina dan Austria bertemu di panggung putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah kedua negara.
Sebelumnya, kedua tim hanya pernah bersua dalam laga persahabatan. Dan dari seluruh pertemuan itu, Argentina selalu keluar sebagai pemenang, sebuah modal psikologis kecil namun berarti bagi Lionel Messi dan rekan-rekannya.
Dengan poin yang sama-sama tiga, laga ini praktis menjadi perebutan tiket cepat ke babak 32 besar. Tim yang menang berpeluang besar mengamankan posisi puncak Grup J lebih awal, sementara yang kalah harus berjuang ekstra di laga terakhir fase grup.
Secara di atas kertas, Argentina tetap diunggulkan. Pengalaman juara dunia, kedalaman skuad, serta ketajaman lini depan menjadi modal utama mereka.


Tinggalkan Balasan