MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Panggung Piala Dunia 2026 kembali menyajikan laga yang ditunggu jutaan pasang mata. Argentina, sang juara bertahan, akan berhadapan dengan Austria dalam pertandingan kedua Grup J yang digadang-gadang menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup.
Kedua tim sama-sama mengantongi kemenangan pada laga perdana. Itu artinya, siapa pun yang menang di pertemuan ini akan selangkah lebih dekat memastikan tiket ke babak 32 besar.
Argentina datang dengan modal mentereng. Skuad asuhan Lionel Scaloni membungkam Aljazair dengan skor telak 3-0 pada laga pembuka, memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi delapan kemenangan beruntun di semua ajang.
Catatan itu bukan sekadar angka. Tren ini menegaskan bahwa La Albiceleste belum kehilangan sentuhan juara, meski status sebagai tim bertahan kerap membawa tekanan tersendiri.
Yang lebih menarik, Argentina punya peluang mengukir sejarah baru di ajang ini. Dalam tujuh laga Piala Dunia terakhir, mereka tak terkalahkan dengan lima kemenangan dan dua imbang.
Tiga pertandingan terakhir Argentina di Piala Dunia bahkan selalu ditutup dengan tepat tiga gol. Jika rentetan itu berlanjut melawan Austria, Argentina akan masuk daftar elite, hanya tujuh negara dalam sejarah yang mampu mencetak minimal tiga gol dalam empat laga Piala Dunia beruntun.
Namun Austria bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim besutan Ralf Rangnick membuka turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Yordania, melanjutkan tren positif yang sudah terbangun lama.
Dalam 12 pertandingan terakhir, Austria mencatat 10 kemenangan, satu imbang, dan cuma sekali kalah. Performa konsisten ini membuat banyak pengamat menempatkan Austria sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia kali ini.
Meski begitu, ada satu catatan yang mungkin menghantui Austria jelang laga ini. Dalam 10 pertandingan terakhir melawan wakil CONMEBOL, mereka hanya menang sekali, imbang empat kali, dan kalah lima kali.
Rekor itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Das Team. Menghadapi Argentina yang tengah on fire, Austria dituntut tampil di atas rata-rata untuk membalikkan tren tersebut.
Ada satu fakta historis yang membuat laga ini terasa lebih spesial. Inilah kali pertama Argentina dan Austria bertemu di panggung putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah kedua negara.
Sebelumnya, kedua tim hanya pernah bersua dalam laga persahabatan. Dan dari seluruh pertemuan itu, Argentina selalu keluar sebagai pemenang, sebuah modal psikologis kecil namun berarti bagi Lionel Messi dan rekan-rekannya.
Dengan poin yang sama-sama tiga, laga ini praktis menjadi perebutan tiket cepat ke babak 32 besar. Tim yang menang berpeluang besar mengamankan posisi puncak Grup J lebih awal, sementara yang kalah harus berjuang ekstra di laga terakhir fase grup.
Secara di atas kertas, Argentina tetap diunggulkan. Pengalaman juara dunia, kedalaman skuad, serta ketajaman lini depan menjadi modal utama mereka.
Tapi Austria tak datang untuk sekadar pelengkap penderita. Konsistensi mereka selama setahun terakhir membuktikan bahwa Das Team layak diperhitungkan sebagai ancaman nyata bagi siapa pun, termasuk sang juara bertahan.
Laga ini diprediksi berlangsung terbuka dan menghibur. Kedua tim memiliki lini serang yang produktif, dan ambisi sama-sama besar untuk mengunci posisi puncak klasemen membuat duel ini layak ditunggu oleh pencinta sepak bola di seluruh dunia.
FAQ
Kapan Argentina akan bertanding melawan Austria di Piala Dunia 2026?
Pertandingan ini merupakan laga kedua Grup J yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, setelah kedua tim sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka mereka.
Bagaimana rekor pertemuan Argentina dan Austria sebelumnya?
Kedua negara belum pernah bertemu di putaran final Piala Dunia. Pertemuan mereka sebelumnya hanya terjadi dalam laga persahabatan, dan seluruhnya dimenangkan oleh Argentina.
Siapa yang lebih diunggulkan dalam laga Argentina vs Austria?
Argentina lebih diunggulkan berkat status juara bertahan, pengalaman, dan kualitas skuad. Namun Austria datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat performa konsisten dalam setahun terakhir.


Tinggalkan Balasan