BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Di Grup B bersama Amerika Serikat dan Paraguay, lolos dari fase grup menjadi target realistis yang diusung tim. Bukan mimpi yang terlalu tinggi, tapi juga bukan perkara mudah.

Di kubu lawan, Turki hadir dengan energi yang jauh berbeda. Ini adalah penampilan ketiga mereka di Piala Dunia, dan pertama kalinya sejak kampanye fenomenal 2002 — ketika mereka mengejutkan dunia dengan menembus semifinal dan pulang membawa medali perunggu.

Dua dekade berlalu, dan kini Turki kembali dengan generasi baru yang lapar trofi. Di bawah komando pelatih Vincenzo Montella, tim berjuluk Bintang Bulan Sabit ini datang membawa modal luar biasa: delapan laga tanpa kekalahan beruntun.

Tujuh dari delapan pertandingan terakhir mereka berakhir dengan kemenangan. Dalam laga pemanasan jelang Piala Dunia, Turki menggilas Makedonia Utara dengan skor telak 4-0, lalu menundukkan Venezuela 2-1. Rasa percaya diri di dalam tim jelas sedang berada di titik tertinggi.

Tiket ke Amerika Serikat sendiri diraih Turki dengan cara yang tidak mudah. Mereka harus berjuang keras dalam playoff Eropa, mengalahkan Kosovo 1-0 di partai final yang menegangkan. Kemenangan itu bukan hanya menentukan, tapi juga semakin mempertebal keyakinan kolektif tim.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026