BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Tujuh gol tanpa ampun. Itulah pesan yang dikirimkan timnas Jerman kepada dunia dalam debut mereka di Piala Dunia 2026. Di Stadion NRG, Houston, Minggu malam waktu setempat, Die Mannschaft menggilas Curacao dengan skor telak 7-1 dalam laga pembuka Grup 5 yang digelar di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin perdana bagi Julian Nagelsmann dan anak asuhnya. Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi sederet rekor bersejarah yang mencatat ulang buku statistik turnamen paling bergengsi di dunia.

Sebelum bola bergulir, momen mengharukan terjadi di pinggir lapangan. Dick Advocaat, pelatih veteran asal Belanda yang menangani Curacao, tampak menangis terisak saat lagu kebangsaan kedua tim dikumandangkan. Bukan sekadar emosi sesaat — pria berusia 78 tahun dan 260 hari itu resmi menjadi pelatih tertua yang pernah memimpin sebuah tim nasional di putaran final Piala Dunia.

Selisih usia antara Advocaat dan Nagelsmann — yang baru berumur 38 tahun dan 326 hari — mencapai 39 tahun lebih 299 hari. Angka itu sekaligus menjadi gap usia terbesar antara dua pelatih yang saling berhadapan dalam sejarah Piala Dunia.

Rekor tidak berhenti di tepi lapangan. Di bawah mistar gawang Jerman, Manuel Neuer, kiper berusia 40 tahun itu, juga menorehkan namanya dalam catatan sejarah. Ia menjadi pemain Jerman tertua yang tampil di turnamen besar — baik Piala Dunia maupun Euro — melampaui rekor lama Lothar Matthäus yang bermain di Euro 2000 saat berusia 39 tahun 91 hari.

Lebih dari itu, penampilan Neuer malam itu adalah yang kelima kalinya ia tampil di putaran final Piala Dunia. Prestasi langka yang hanya pernah dicapai satu orang sebelumnya: penjaga gawang legendaris Meksiko, Antonio Carbajal, yang berpartisipasi dalam lima edisi berturut-turut antara 1950 hingga 1966.

Di lapangan, Jerman langsung menggebrak. Baru enam menit berjalan, Felix Nmecha membuka skor lewat tendangan keras usai menerima umpan terukur dari sisi kiri. Gol itu menjadikan Nmecha pemain Jerman tercepat yang mencetak gol di Piala Dunia sejak Thomas Müller menjebol gawang Argentina pada 3 Juli 2010.

Namun Curacao tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-21, Levano Comenencia membalas dengan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang melesat ke sudut kanan gawang Neuer. Gol penyeimbang itu membuat Curacao menjadi tim pertama dari CONCACAF yang mencetak gol dalam 21 menit pertama debutnya di Piala Dunia sejak Nigeria lawan Bulgaria pada 1994.

Curacao juga menyusul jejak Maroko (1970) dan Aljazair (1982) sebagai tim yang berhasil mencetak gol ke gawang Jerman saat Die Mannschaft berstatus juara bertahan. Sebuah catatan langka yang kini bertambah satu nama setelah 44 tahun.

Kegembiraan Curacao hanya sebentar. Pada menit ke-38, Nico Schlotterbeck menyundul umpan tendangan sudut dan mengembalikan keunggulan Jerman. Tepat sebelum turun minum, wasit asal Maroko Jalal Jaid menunjuk titik putih setelah Richelmi Bazouere melanggar Nmecha di dalam kotak penalti. Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor mengubahnya menjadi gol ketiga di menit kelima waktu tambahan. Babak pertama berakhir 3-1 untuk Jerman.

Babak kedua dibuka dengan kecepatan serupa. Dua menit setelah restart, Jamal Musiala memanfaatkan umpan Joshua Kimmich dan melepaskan tendangan kaki kiri yang menerobos gawang Eloy Roem. Gol itu bukan hanya yang keempat bagi Jerman malam itu — gol Musiala mengangkat total kontribusi pemain Bayern Munich di Piala Dunia menjadi 80 gol, melampaui rekor 79 gol Real Madrid sebagai klub dengan penyumbang gol terbanyak dalam sejarah turnamen ini.

Serangan demi serangan terus mengalir. Pada menit ke-64, Nathaniel Brown menjebol gawang Curacao untuk membuat skor menjadi 5-1. Gol itu mengukuhkan Jerman sebagai tim paling produktif dalam sejarah Piala Dunia dalam hal pertandingan dengan lima gol atau lebih — sudah 10 kali mereka mencapainya, jauh melampaui Brasil dengan tujuh kali.

Menit ke-78, giliran Deniz Undav yang baru masuk sebagai pemain pengganti menambah gol keenam setelah menerima umpan Kimmich dan melepaskan tendangan keras ke sudut kanan gawang. Undav sebelumnya juga mencatat assist, menjadikannya pemain pengganti Jerman ketiga sepanjang sejarah yang mencetak gol sekaligus assist dalam satu laga Piala Dunia — bergabung bersama Rudi Völler (1986) dan Niklas Füllkrug (2022).

Pesta gol Jerman ditutup dengan sentuhan teknis nan elegan. Pada menit ke-88, Havertz berhasil lolos sendirian ke area penalti Curacao dan melambungkan bola melewati kiper dengan teknik lob yang sempurna — gol ketujuh sekaligus penutup malam yang bersejarah.

Skor 7-1 itu mengingatkan dunia pada malam legendaris 8 Juli 2014, ketika Jerman mempermalukan Brasil 7-1 di semifinal Piala Dunia di tanah tuan rumah sendiri. Dua belas tahun kemudian, skor yang sama terulang — kali ini dengan korban berbeda.

Dengan tujuh gol itu pula, Jerman kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 239 gol, mengungguli Brasil yang tertahan di 238 gol. Sebuah tonggak sejarah yang tidak datang secara kebetulan, melainkan dibangun malam demi malam, turnamen demi turnamen, selama lebih dari sembilan dekade.

Curacao mengakhiri pertandingan tanpa poin di Grup 5, sementara nasib mereka selanjutnya ditentukan oleh dua laga sisa melawan Ekuador dan Pantai Gading. Satu gol Comenencia boleh jadi hanya statistik kecil bagi banyak orang — namun bagi pulau kecil Karibia itu, ia adalah bukti bahwa mereka layak berada di panggung terbesar sepak bola dunia.

FAQ

Apa rekor yang dicetak Manuel Neuer di Piala Dunia 2026?
Neuer menjadi pemain Jerman tertua yang tampil di turnamen besar (40 tahun 79 hari), sekaligus kiper kedua dalam sejarah yang berpartisipasi di lima edisi Piala Dunia, menyamai rekor Antonio Carbajal dari Meksiko.

Mengapa Dick Advocaat menjadi sorotan sebelum laga Jerman vs Curacao?
Advocaat yang berusia 78 tahun menangis saat lagu kebangsaan dikumandangkan, dan secara resmi menjadi pelatih tertua dalam sejarah putaran final Piala Dunia, dengan selisih usia 39 tahun lebih dari pelatih Jerman Julian Nagelsmann.

Apa makna historis kemenangan 7-1 Jerman atas Curacao?
Kemenangan ini menjadikan Jerman sebagai tim dengan gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia (239 gol), melampaui Brasil (238 gol), sekaligus menjadi tim yang paling sering mencetak lima gol atau lebih dalam satu pertandingan di turnamen ini.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026