PUNGGAWANEWS, MAKASSAR — Kabar menggembirakan datang bagi para pegiat dan atlet olahraga domino di Sulawesi Selatan. Cabang olahraga yang selama ini tumbuh subur di akar rumput itu akhirnya mendapat pengakuan resmi untuk tampil di panggung olahraga bergengsi tingkat provinsi. Olahraga domino dipastikan akan dipertandingkan sebagai cabang eksibisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Kepastian tersebut diperoleh setelah pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulsel menggelar audiensi dengan jajaran pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel di kantor KONI Sulsel, Sabtu (11/4/2026). Pertemuan itu berlangsung hangat dan produktif, menghasilkan kesepakatan yang dinilai sebagai tonggak penting bagi perkembangan domino sebagai olahraga terorganisasi di Sulawesi Selatan.
Ketua PORDI Sulsel, Dr. Ilham Arief Sirajuddin, yang akrab disapa IAS, memaparkan bahwa organisasinya telah konsisten menjalankan program pembinaan dan pengembangan olahraga domino melalui berbagai event dan pertandingan berjenjang. Ia mencontohkan, tepat di hari yang sama saat audiensi berlangsung, sebuah turnamen domino tengah digelar di Kabupaten Sidrap dengan peserta yang mencapai ribuan orang — sebuah bukti nyata besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini.
“Karena semangat para atlet yang begitu luar biasa, kami berharap domino bisa dipertandingkan di Porprov Sulsel tahun ini,” ujar IAS menyampaikan aspirasi organisasinya.
Usulan tersebut tidak membutuhkan perdebatan panjang. Ketua Umum KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin, langsung menyambut positif dan menyetujui masuknya domino ke dalam agenda Porprov. Bagi Darmawangsyah, kehadiran domino bukan sekadar penambahan cabang olahraga, melainkan juga sebagai wahana pemersatu masyarakat.
“Olahraga domino akan masuk sebagai cabang eksibisi yang dipertandingkan di Porprov Sulsel. Olahraga itu pemersatu,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa semakin banyak cabang olahraga yang eksis, semakin terbuka lebar peluang bagi para atlet daerah untuk menorehkan prestasi. Selain domino, beberapa cabang olahraga lainnya seperti padel juga turut ditetapkan masuk dalam kategori eksibisi pada Porprov mendatang.
Audiensi tersebut dihadiri sejumlah pengurus PORDI Sulsel, di antaranya Supriadi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fadriaty, Andi Patarai Amir, serta beberapa pengurus lainnya. Sementara dari pihak KONI Sulsel, Darmawangsyah didampingi Ketua Harian Chalik Suang, Wakil Ketua Herman Hading, Atman, dan sejumlah pengurus lainnya.
Dengan masuknya domino ke Porprov Sulsel 2026, para atlet kini memiliki panggung resmi untuk mengukur kemampuan sekaligus memperjuangkan prestasi daerah. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi domino untuk kelak naik kelas dari sekadar cabang eksibisi menjadi cabang olahraga penuh dalam perhelatan olahraga provinsi di masa mendatang.


Tinggalkan Balasan