Gol kemenangan Maroko lahir cepat dari kaki Ismael Saibari, hasil yang sekaligus membuktikan Singa Atlas bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata di turnamen kali ini. Sebelumnya mereka juga sukses menahan Brasil tanpa gol, modal mental yang kini terbayar dengan tiga poin penuh.
Kemenangan tersebut mengangkat Maroko ke posisi kedua klasemen dengan empat poin, persis menyamai raihan Brasil di puncak. Skuad besutan Carlo Ancelotti hanya unggul tipis dalam selisih gol, yakni plus tiga berbanding plus satu milik Maroko.
Di sisi lain meja klasemen, nasib Haiti sudah berakhir lebih cepat. Dua kekalahan beruntun tanpa raihan poin membuat mereka resmi tersingkir, terlepas dari hasil pertandingan terakhir nanti.
Skotlandia kini berada di posisi ketiga dengan tiga poin, namun bukan berarti peluang mereka habis. Justru pertandingan terakhir grup pada 24 Juni mendatang bakal menjadi penentu nasib seluruh empat tim, dengan skenario yang jauh lebih rumit dari yang terlihat di atas kertas.
Brasil akan berhadapan dengan Skotlandia, sementara Maroko ditantang Haiti yang sudah tak punya beban apa-apa lagi. Dua laga ini berjalan bersamaan dan saling mempengaruhi hasil akhir klasemen Grup C.


Tinggalkan Balasan