BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Namun Bezzecchi bukan tipe pembalap yang mudah menyerah. Pembalap Italia berusia 26 tahun itu langsung mengejar dan sempat menjadikan balapan kembali hidup lewat duel saling menyalip yang memanas. Marquez tidak mudah dilewati, dan beberapa kali ia berhasil menutup celah yang sempat dibuka Bezzecchi.

Klimaks datang pada lap keempat. Bezzecchi mencoba lagi, mendekati Marquez dari sisi dalam tikungan, namun keduanya bersentuhan. Sentuhan itu tidak mempengaruhi Marquez yang tetap melaju, namun fatal bagi Bezzecchi. Pembalap dengan nomor 72 itu kehilangan keseimbangan dan terjatuh, mengakhiri balapannya dengan nol poin.

Insiden itu membuka babak baru persaingan. Jorge Martin, yang musim ini bergabung dengan Aprilia, memanfaatkan situasi dan menekan Marquez dari belakang. Martin bahkan sempat bersisian dengan sang pemimpin klasemen dan kembali terjadi kontak ringan di antara keduanya. Namun berbeda dengan insiden Bezzecchi, keduanya sama-sama berhasil melewatinya tanpa jatuh dan terus melaju.

Martin tidak sendirian dalam ambisinya. Fabio di Giannantonio, pembalap Ducati yang musim ini tampil konsisten, ikut memperketat persaingan dan menjadikan perebutan posisi kedua sebuah pertarungan tersendiri. Di Giannantonio berhasil melewati Martin dan mengamankan posisi kedua di belakang Marquez, sementara Martin harus puas di tempat ketiga.

Marquez sendiri tidak pernah benar-benar terancam setelah insiden dengan Bezzecchi berlalu. Dengan ketenangan yang khas pembalap berpengalaman, ia menjaga ritme dan mengelola selisih waktu hingga melintas di garis finis sebagai juara. Di Giannantonio mengikuti di urutan kedua, diikuti Martin di posisi ketiga. Raul Fernandez, Johann Zarco, Pedro Acosta, Ai Ogura, dan Enea Bastianini melengkapi delapan besar.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026