BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

SEATTLE, PUNGGAWASPORT – Belgia nyaris tersandung di laga perdana Piala Dunia 2026. Mesir tampil mengejutkan dan unggul lebih dulu, sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany pada menit ke-66 menyelamatkan De Rode Duivels dari kekalahan memalukan di Seattle Stadium, Senin, 15 Juni 2026.

Ini bukan kemenangan yang dinantikan oleh kubu Belgia. Dengan skuad berisi nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, hasil imbang 1-1 melawan Mesir tentu terasa seperti pil pahit yang harus ditelan di hadapan 66.755 penonton yang memadati Seattle Stadium.

Pertandingan pembuka Grup G ini sejatinya menyajikan tontonan mengasyikkan. Dua tim langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan wasit Ramon Abatti asal Brasil. Tempo cepat menghiasi menit-menit awal, meski belum ada peluang berarti yang tercipta.

Kejutan datang dari kubu yang tidak diunggulkan. Hingga menit ke-17, Mesir justru mencatat penguasaan bola lebih dominan, 57 persen berbanding 43 persen. Inisiatif itu bukan sekadar statistik kosong — ia berujung pada gol nyata.

Menit ke-20, Mohamed Salah mengirim umpan terukur dari sisi kanan ke depan kotak penalti. Bola diterima Ashour yang dengan dingin mengontrol menggunakan sisi dalam kaki kanannya, lalu melepaskan tembakan keras. Bola bersarang di pojok kanan gawang Thibaut Courtois yang tak mampu berbuat banyak. Mesir unggul, dan Seattle Stadium tiba-tiba bergemuruh untuk alasan yang tidak diduga banyak orang.

Belgia mencoba merespons, tetapi justru Mesir yang kembali punya peluang. Courtois harus bekerja keras menepis percobaan Mostafa Ziko. Keunggulan The Pharaohs bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dibuka dengan Mesir yang kembali tampil agresif. Mereka masih mencoba menambah keunggulan, namun tembakan Ziko dan Omar Marmoush berhasil diblok lini belakang Belgia yang mulai menemukan ritme pertahanannya.

Belgia mendapat momen hampir menyamakan skor pada menit ke-53. Tendangan bebas De Bruyne dari luar kotak penalti membentur tiang kanan gawang Mesir yang dijaga Mostafa Shobeir. Tipis sekali. Nasib sedang tidak berpihak kepada De Rode Duivels.

Dua menit kemudian, giliran Mesir yang hampir memperlebar jarak. Sundulan Salah masih bisa ditangkal Courtois, dan tembakan susulan Ashour meleset dari sasaran. Kedua tim seolah saling beradu nasib buruk.

Menit ke-62, Belgia bangkit dengan dua peluang beruntun. Tembakan voli Youri Tielemans melebar tipis. Tak lama berselang, De Bruyne mencoba lagi dari dalam kotak penalti, tapi Shobeir sudah siap menepisnya.

Pelatih Rudi Garcia membaca situasi dengan tepat. Pada menit ke-66, Romelu Lukaku dimasukkan menggantikan salah satu pemain depan. Efeknya terasa hampir seketika.

Lukaku langsung menekan, mencoba menyambar umpan tarik menyusur tanah di depan gawang Mesir. Situasi kacau itu membuat bek Mesir Mohamed Hany panik. Alih-alih mengamankan bola, Hany justru menceploskannya ke gawang sendiri. Skor berubah 1-1. Mesir yang sudah hampir meraih kejutan besar harus rela berbagi angka.

Momen drama tak berhenti di situ. Menit ke-83, sundulan Brandon Mechele masih bisa diantisipasi Shobeir. Semenit kemudian, Courtois menepis ke atas mistar tembakan spekulatif Ahmed Fatouh, sebelum pertahanan Belgia menangkal tembakan Marmoush seusai sepak pojok.

Babak akhir pertandingan menjadi tegang ketika pada menit ke-87, Zizo terjatuh di kotak penalti Belgia. Kubu Mesir ramai mengklaim penalti, namun wasit Abatti bergeming. Tidak ada penalti. Keputusan itu mengakhiri harapan Mesir untuk merebut tiga poin penuh.

Statistik akhir cukup merata dan mencerminkan betapa ketatnya persaingan. Belgia mencatat 15 tembakan berbanding 14 milik Mesir, dengan masing-masing tiga tembakan tepat sasaran. Sepak pojok justru didominasi Mesir dengan tujuh berbanding dua. Kartu kuning pun imbang, dua untuk masing-masing tim.

Belgia mendapat peringatan keras. Dengan De Bruyne yang masih belum tajam dan lini depan yang butuh waktu menemukan ketajamannya, hasil ini seharusnya menjadi bahan evaluasi serius sebelum menghadapi laga berikutnya. Satu poin dari laga pembuka masih lebih baik dari nol, tapi jelas tidak memuaskan untuk tim yang datang dengan ambisi tinggi.

Sementara itu, Mesir pulang dengan kepala tegak. The Pharaohs membuktikan mereka bukan peserta Piala Dunia 2026 yang datang sekadar untuk meramaikan. Mereka tampil terorganisir, berani, dan hampir meraih kejutan besar. Satu poin ini menjadi modal psikologis berharga untuk perjalanan selanjutnya di Grup G.

FAQ

Apa hasil pertandingan Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026?
Pertandingan berakhir imbang 1-1. Mesir unggul lebih dulu melalui gol Ashour di menit ke-20, sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany di menit ke-66 menyamakan kedudukan untuk Belgia.

Siapa pencetak gol dalam laga Belgia vs Mesir?
Ashour mencetak gol untuk Mesir pada menit ke-19, sementara Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri yang menguntungkan Belgia pada menit ke-66.

Bagaimana penampilan Romelu Lukaku dalam pertandingan ini?
Lukaku masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 dan langsung memberikan dampak. Tekanannya di depan gawang memaksa bek Mesir Mohamed Hany melakukan gol bunuh diri yang menyamakan skor menjadi 1-1.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026