BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Dua tim dengan modal kemenangan penuh melangkah ke medan laga yang tak kalah bergengsi. Meksiko dan Korea Selatan akan beradu strategi di Estadio Guadalajara, Zapopan, Jumat (19/06/2026) pukul 07.00 WIB—dalam laga yang bisa menjadi penentu arah perjalanan keduanya di Grup A Piala Dunia 2026.

Pertandingan ini bukan sekadar adu gengsi antar benua. Ini adalah pertempuran dua tim yang sama-sama lapar kemenangan, sama-sama percaya diri, dan sama-sama tidak ingin kehilangan momentum di babak penyisihan grup.

Bagi Meksiko, laga ini menjanjikan sekaligus menegangkan. El Tri membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan bersejarah—mengalahkan Afrika Selatan 2-0 lewat gol Julian Quinones dan Raul Jimenez pada Kamis (11/06/2026). Bukan sembarang kemenangan: itu adalah kali pertama Meksiko menang di laga pembuka sebuah Piala Dunia.

Catatan itu menempatkan mereka di puncak klasemen Grup A. Dan tentu saja, El Tri tidak akan membiarkan posisi itu lepas begitu saja.

Korea Selatan datang bukan sebagai tim yang patut diremehkan. Taeguk Warriors membuka turnamen dengan cara yang dramatis—menumbangkan Republik Ceko 2-1 meski sempat tertinggal hampir satu jam. Gol sundulan Ladislav Krejci sempat membuat mereka tertekan, tetapi Hwang In-Beom tampil sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang sekaligus memberikan asis untuk gol penentu Oh Hyeon-Gyu.

Kemampuan bangkit dari ketertinggalan itu bukan kebetulan. Korea Selatan kini tengah dalam performa terbaiknya—meraih tiga kemenangan berturut-turut, enam kemenangan dari delapan laga terakhir, dan menunjukkan mentalitas juara yang sulit digoyahkan.

Namun ada satu hambatan psikologis yang menghantui Taeguk Warriors. Mereka belum pernah mengalahkan Meksiko sejak Februari 2006—tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam rentang waktu hampir dua dekade. Pertemuan terakhir kedua tim berakhir 2-2 pada September 2025, dengan gol dramatis Santiago Gimenez di menit ke-94 yang memaksa Korea Selatan melepas kemenangan di ujung laga.

Statistik itu menjadi pekerjaan rumah sekaligus motivasi tersendiri bagi tim asuhan Hong Myung-Bo.

Meksiko punya keuntungan yang sulit dikuantifikasi: dukungan suporter. Ketika menghadapi Afrika Selatan di Stadion Azteca, suasana meriah tuan rumah terbukti memberikan tekanan luar biasa kepada Bafana Bafana—berujung frustrasi, dua kartu merah, dan kekalahan. Estadio Guadalajara tidak akan kalah panas.

Korea Selatan akan merasakan gelombang dukungan yang sama. Tapi pelatih Javier Aguirre tahu cara memanfaatkan energi kolektif itu—memompa adrenalin para pemainnya agar tampil dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama berbunyi.

Kabar baik bagi El Tri: Quinones dan Jimenez dilaporkan dalam kondisi fit dan siap bertempur. Formasi andalan 4-1-4-1 dengan Jimenez sebagai ujung tombak kemungkinan besar akan kembali diturunkan—formasi yang terbukti efektif membungkam Afsel.

Satu-satunya kekhawatiran adalah absennya bek tengah sekaligus kapten Cesar Montes yang terkena skorsing. Ketangguhan lini belakang Meksiko—yang sudah menorehkan tiga clean sheet dari empat laga terakhir—akan diuji tanpa kehadiran pilar pertahanannya itu.

Di kubu Korea Selatan, semua mata memang tertuju pada trio bintang: Son Heung-Min, Lee Kang-In, dan Kim Min-Jae. Tapi kejutan Piala Dunia 2026 ini justru datang dari sosok yang sempat berada di balik bayang-bayang mereka—Hwang In-Beom.

Gelandang milik Feyenoord Rotterdam itu tampil luar biasa saat melawan Ceko. Bukan hanya soal gol atau asis—Hwang menunjukkan ketangguhan mental seorang pemimpin di lapangan tengah. Sebagai gelandang box-to-box sejati, ia memiliki paket lengkap: fisik prima, teknik halus, dan naluri mencetak gol yang tidak bisa diabaikan.

Pelatih Hong Myung-Bo sangat mengandalkan Hwang (29) untuk menghadapi lini tengah Meksiko yang dikenal keras dan penuh tekanan fisik. Duel di tengah lapangan inilah yang kemungkinan besar akan menentukan siapa yang berhak mengklaim tiga poin.

Dari sisi formasi, Korea Selatan diperkirakan tampil dengan skema 3-4-2-1—mengandalkan tiga bek tengah yang dibantu Seol Young-Woo dan Lee Tae-Seok sebagai bek sayap, empat gelandang berlapis, serta Son Heung-Min sebagai ujung tombak tunggal.

Perpaduan dua formasi ini menjanjikan duel yang padat di lini tengah—keras, cepat, dan penuh transisi. Wasit Gustavo Adrian Tejera Capo dari Uruguay akan punya tangan penuh menjaga agar laga tetap berjalan terkendali.

Secara matematis, peluang kedua tim dinilai imbang—50-50. Tapi sepak bola tidak pernah benar-benar hitam putih. Momentum, mentalitas, dan momen ajaib di lapangan hijau bisa mengubah segalanya dalam hitungan detik.

Yang pasti, laga Meksiko versus Korea Selatan di Piala Dunia 2026 malam ini bukan pertandingan biasa. Ini adalah perebutan dominasi Grup A—dan kekalahan bisa berarti tekanan luar biasa menjelang laga terakhir fase penyisihan.

Siapa yang akan memanfaatkan momentum lebih baik? Meksiko dengan dukungan suporter kandang dan kepercayaan diri pasca kemenangan bersejarah? Atau Korea Selatan yang membuktikan diri bisa bangkit dari tekanan dan menulis sejarah baru atas El Tri?

Jawaban itu akan terungkap Jumat pagi di Guadalajara.

FAQ

Kapan dan di mana pertandingan Meksiko vs Korea Selatan Piala Dunia 2026 berlangsung?

Pertandingan dijadwalkan pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 07.00 WIB di Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, dan disiarkan langsung di TVRI Sport.

Apa keunggulan Meksiko dibanding Korea Selatan jelang laga ini?

Meksiko unggul secara historis—Korea Selatan belum pernah menang atas El Tri sejak 2006—ditambah keuntungan bermain di depan ribuan suporter tuan rumah yang fanatik.

Siapa pemain kunci Korea Selatan yang perlu diwaspadai Meksiko?

Selain Son Heung-Min, Hwang In-Beom menjadi ancaman utama setelah tampil gemilang dengan satu gol dan satu asis dalam kemenangan dramatis atas Republik Ceko di laga pembuka.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026