BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang memanas sejak Februari lalu semakin memperumit situasi. Dengan memilih Meksiko sebagai markas latihan, tim Persia ini berharap bisa bersiap tanpa gangguan diplomatik yang sewaktu-waktu bisa mengguncang konsentrasi skuat.

Meski demikian, Iran tetap wajib menapakkan kaki di bumi Amerika. Tiga pertandingan grup mereka seluruhnya berlangsung di Negeri Paman Sam. Pada 15 Juni, mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles. Enam hari berselang, 21 Juni, giliran Belgia yang menjadi lawan di kota yang sama. Pertandingan terakhir fase grup melawan Mesir akan digelar di Seattle pada 26 Juni.

Artinya, Iran hanya akan memasuki wilayah AS pada saat pertandingan berlangsung, lalu segera kembali ke Tijuana. Sebuah pola pergerakan yang tidak lazim namun sah secara regulasi FIFA.

Langkah ini juga diyakini FFIRI akan membantu tim berkonsentrasi penuh pada aspek teknis dan taktis. Tanpa bayang-bayang tekanan politik yang membayangi, pelatih dan pemain bisa fokus menyiapkan strategi untuk bersaing di salah satu Piala Dunia paling ambisius dalam sejarah — edisi 48 tim yang digelar di tiga negara sekaligus.



Follow Widget