PUNGGAWASPORT, BANGKOK – Tim para panahan Indonesia tampil impresif dengan meraih total enam medali dalam ajang World Archery Para Series – Bangkok 2026 yang berlangsung pada 30 Maret hingga 4 April di Bangkok, Thailand. Rinciannya, tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Tiga medali emas dipersembahkan Kholidin dari nomor recurve putra, pasangan Noviera Ross/Riyanti Ananda dari nomor recurve beregu putri, serta duet Riyanti Ananda/Kholidin di nomor recurve beregu campuran.
Kholidin menjadi salah satu bintang utama Indonesia setelah tampil dominan sejak babak awal. Ia mengawali langkah dengan mengalahkan wakil Thailand Thotsaphon Prasoet 6-0, lalu menundukkan pemanah Korea Selatan Jihoon Lee 6-2 di babak berikutnya.
Performa konsisten berlanjut di perempat final saat Kholidin menyingkirkan atlet tuan rumah Hanreuchai Netsiri melalui laga ketat 6-5. Ia kemudian melaju ke final usai mengalahkan sesama wakil Indonesia, Setiawan, dengan skor telak 6-0.
Pada partai puncak, Kholidin memastikan medali emas setelah mengatasi perlawanan wakil India, Singh Harvinder, dengan skor 7-3.
Setiawan turut menyumbang medali perunggu bagi Indonesia di nomor recurve putra setelah mengalahkan atlet Korea Selatan Geonhwi Kwak dengan skor 6-2.
Keberhasilan Kholidin berlanjut di nomor beregu campuran recurve bersama Riyanti Ananda. Pasangan ini melaju mulus hingga final dan memastikan medali emas usai menaklukkan wakil Thailand Phattharaphon Pattawaeo/Hanreuchai Netsiri dengan skor 6-2.
Satu emas lainnya datang dari nomor recurve beregu putri melalui duet Noviera Ross/Riyanti Ananda. Mereka mengalahkan pasangan Jepang di semifinal sebelum menundukkan wakil Thailand dengan skor 5-3 di final.
Riyanti Ananda juga menyumbang medali perunggu di nomor recurve putri setelah mengalahkan Ziva Lavrinc asal Slovenia dengan skor tipis 6-5.
Sementara itu, dari nomor compound, Indonesia meraih medali perak melalui pasangan Teodora Audi Ayudia Ferelly/Arif Firmansyah di nomor beregu campuran. Pada partai final, mereka harus mengakui keunggulan pasangan India dengan skor 146-153.
Berdasarkan klasemen medali resmi, Indonesia menempati peringkat kedua dengan total tiga emas, satu perak, dan dua perunggu. India berada di posisi teratas, disusul Korea Selatan di peringkat ketiga.


Tinggalkan Balasan