BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Pertemuan ini bukan sekadar laga biasa. Siapa pun yang menang berpeluang besar mengamankan tiket ke fase knockout lebih cepat, sebuah skenario yang tentu diburu baik Thomas Tuchel maupun Carlos Queiroz.

Catatan personal Harry Kane menambah bobot pertandingan ini. Striker Bayern Munchen tersebut kini mengoleksi 10 gol dari 12 laga sepanjang kiprahnya di Piala Dunia, menyamai rekor legenda Inggris Gary Lineker yang ditorehkan pada era 1986-1990. Satu gol lagi ke gawang Gana akan membuat namanya berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol Inggris di pentas Piala Dunia.

Namun jalan Kane tidak akan mudah. Lini belakang Gana yang terdiri dari Jonas Adjetey, Jerome Opoku, Marvin Senaya, dan Gideon Mensah tampil rapat dan disiplin saat menahan gempuran Panama tanpa kebobolan. Formasi empat bek sejajar ini terbukti efektif meredam serangan lawan sepanjang 90 menit lebih.

Kekuatan Inggris sebenarnya tidak hanya bertumpu pada satu nama. Variasi serangan The Three Lions terlihat jelas saat melawan Kroasia, mulai dari titik penalti, sundulan dari skema tendangan sudut Declan Rice, hingga gol hasil build-up permainan terbuka. Akselerasi Jude Bellingham di sisi kanan pertahanan lawan menjadi bukti bahwa gelandang bernomor punggung 10 itu sedang dalam performa terbaiknya.

Masuknya Marcus Rashford dari bangku cadangan juga memberi dimensi baru bagi lini depan Inggris. Penyerang yang musim lalu dipinjamkan ke Barcelona ini menunjukkan ketenangan dan insting tajam saat mengeksekusi peluang, hasil kerja sama dengan Bukayo Saka yang masuk di menit ke-72.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026