BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Pelatih Darren Bazeley merancang permainan langsung yang memanfaatkan keunggulan fisik kapten Chris Wood. Strategi itu berjalan mulus. Wood menjadi jangkar serangan, membagi bola dengan cermat, dan dua kali melepaskan umpan yang berbuah gol.

Bintang utama malam itu adalah Elijah Just. Penyerang berusia 25 tahun ini mencetak dua gol — keduanya lahir dari kerjasama apik dengan Wood yang mampu mengeksploitasi celah di lini belakang Iran. Just mencetak gol perdana pada menit ke-7, memberi All Whites start yang sempurna.

Iran tidak tinggal diam. Team Melli, sebutan akrab tim nasional Iran, merespons ketertinggalan pertama dengan tenang. Ramin Rezaeian menjadi penyelamat di menit ke-32 dengan gol penyama kedudukan yang menghidupkan kembali semangat pasukan Amir Ghalenoei.

Namun Selandia Baru kembali unggul lewat gol kedua Just di menit ke-54. Bagi banyak tim, tertinggal dua kali dalam satu pertandingan bisa mematikan semangat. Tapi tidak bagi Iran.

Mohammad Mohebi tampil sebagai pahlawan penyelamat. Di menit ke-64, ia menyambut umpan matang dari Saman Ghoddos dan menjebol gawang Selandia Baru untuk kedua kalinya. Skor 2-2 pun terpasang dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026