Pemain pengganti berusia 16 tahun itu menerima bola di situasi transisi cepat, melewati dua hadangan pemain China dengan tenang, lalu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Gol. Indonesia unggul 1-0.
Stadion seketika menjadi saksi momen yang akan dikenang para pemain muda ini. Keanu, yang masuk dari bangku cadangan, membuktikan bahwa kedalaman skuat Indonesia bukan sekadar pelengkap.
Hasil ini menempatkan Indonesia U-17 di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin. Jepang memimpin di puncak usai menekuk lawannya 3-1 dengan selisih gol lebih baik. Persaingan di grup ini dipastikan akan semakin ketat.
Perjalanan Indonesia belum selesai. Laga berikutnya sudah menanti—Qatar menjadi lawan di pertandingan kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026. Hasil kontra China menjadi modal sekaligus ujian seberapa jauh Garuda Muda bisa melangkah di turnamen bergengsi Asia ini.


Tinggalkan Balasan