BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

James Rodríguez adalah wajah paling dikenal dari tim ini. Gelandang serang kelahiran Cúcuta itu menjadi top skor sepanjang masa Kolombia di Piala Dunia dengan enam gol—semuanya dicetak pada satu turnamen: Brasil 2014. Pencapaian itu sekaligus mengantarnya meraih Sepatu Emas Adidas, penghargaan bergengsi bagi pencetak gol terbanyak turnamen.

Karier James meledak tepat di momen itu. Sebelum Brasil 2014, ia sudah berkostum Porto dan Monaco di Eropa. Namun gol-golnya di turnamen itu membuka pintu menuju Real Madrid—bergabung dalam daftar galácticos. Kini, dengan delapan penampilan Piala Dunia di catatan pribadinya, ia hanya butuh tiga laga lagi untuk menyalip Freddy Rincón dan Carlos Valderrama sebagai pemain dengan penampilan terbanyak Kolombia di ajang ini.

Brasil 2014 tetap menjadi puncak sejarah La Tricolor di Piala Dunia. Mereka melewati fase grup tanpa hambatan: menang 3-0 atas Yunani di laga pembuka, kemudian mengalahkan Pantai Gading 2-1 dalam drama yang lebih ketat, lalu melumat Jepang 4-1. Di babak 16 besar, Uruguay disingkirkan dengan skor 2-0 sebelum perjalanan itu akhirnya terhenti di perempat final melawan tuan rumah Brasil.

Turnamen terakhir mereka di Rusia 2018 menyajikan kisah kebangkitan yang dramatis. Kekalahan 2-1 dari Jepang di laga pembuka hampir memporak-porandakan kepercayaan diri tim. Namun Kolombia bangkit dengan kemenangan telak 3-0 atas Polandia, lalu menutup fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Senegal. Di babak 16 besar melawan Inggris, Yerry Mina menyelamatkan tim dengan gol dramatis di menit akhir perpanjangan waktu—tapi Kolombia akhirnya tersisih lewat adu penalti dengan skor 4-3.

Perjalanan La Tricolor di Piala Dunia sebenarnya dimulai jauh sebelum semua kejayaan itu, tepatnya di Cile 1962. Pada debut mereka, Kolombia tersingkir di babak grup—kalah dari Uruguay dan Yugoslavia. Namun di tengah dua kekalahan itu, ada momen ajaib: mereka menyamakan kedudukan menjadi 4-4 melawan Uni Soviet setelah tertinggal 3-0 pada menit ke-11 dan 4-1 di menit ke-56. Comeback luar biasa yang mendahului zamannya.



Follow Widget