“Kami memang belum memiliki banyak waktu bermain bersama sebagai trio, tetapi kami terus berusaha membangun pemahaman sebaik mungkin,” kata Lee.
Tantangan terbesar Korea Selatan kali ini datang dari kualitas individu para penyerang Afrika Selatan. Tim Bafana Bafana dikenal memiliki lini depan dengan kecepatan tinggi dan kemampuan menggiring bola yang berbahaya.
Lee menyadari betul ancaman tersebut dan menekankan pentingnya disiplin taktik di lini pertahanan. Menurutnya, organisasi permainan yang rapi akan menjadi kunci untuk mematikan ruang gerak lawan.
“Kami harus tetap terorganisasi dalam bertahan untuk mengantisipasi mereka. Saya pikir kami akan berada dalam posisi yang baik jika mampu menjaga ruang di belakang lini pertahanan kami,” jelasnya.
Meski hasil imbang sudah cukup untuk lolos, mentalitas para pemain Korea Selatan tidak berhenti di angka aman tersebut. Mereka menatap laga ini sebagai peluang untuk menegaskan ambisi lebih besar di Piala Dunia 2026.


Tinggalkan Balasan