“Saya melihat Inggris yang benar-benar berbeda dari yang ada di Euro 2024, saat mereka mencapai final secara tidak adil. Perbedaannya seperti siang dan malam,” ungkap Kroos. Skuad asuhan pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, itu disebutnya tampil jauh lebih meyakinkan dibanding dua tahun lalu.
Sementara itu, penilaian Kroos terhadap Prancis terdengar lebih kritis. Ia menyoroti masalah ketajaman dan tempo permainan tim besutan Didier Deschamps tersebut.
Kroos menilai para pemain Prancis tampil tidak akurat dan terlalu lambat dalam membangun serangan selama puluhan menit pertandingan. Masalah utamanya, menurut dia, ada pada pengaturan ritme di lini tengah.
“Saya hanya berpikir mereka sedikit kurang kemampuan mengatur ritme di lini tengah. Jika hal itu bisa diatasi, mereka memiliki semua yang dibutuhkan untuk tetap menjadi favorit,” kata Kroos.
Pernyataan ini menegaskan Prancis, juara dunia 1998 dan 2018, masih punya modal kuat untuk bersaing di papan atas. Hanya saja, perbaikan di sektor tengah jadi syarat mutlak agar status favorit itu tetap layak disandang.


Tinggalkan Balasan