BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Lumen Field di Seattle siap menjadi saksi bisu pertemuan dua kekuatan berbeda benua. Belgia dan Mesir akan saling berhadapan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (17/6) dini hari pukul 02.00 WIB — sebuah laga yang bisa langsung menentukan arah perjalanan masing-masing tim menuju babak gugur.

Belgia datang sebagai unggulan di atas kertas. Skuad generasi baru mereka memperlihatkan perkembangan meyakinkan sepanjang tahun ini: menang atas Amerika Serikat dan Kroasia, lalu menutup persiapan dengan kemenangan telak 5-0 atas Tunisia. Tanda-tanda bahwa mesin perang Belgia mulai berputar penuh.

Namun di balik statistik yang mengilap itu, pelatih Rudi Garcia tahu betul bahwa Piala Dunia punya hukumnya sendiri. Di turnamen sekelas ini, tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng — apalagi Mesir, tim yang sudah lama absen dari panggung terbesar sepak bola dunia.

Mesir kembali hadir setelah tidak tampil di Piala Dunia 2022. Tim Firaun — begitu julukan mereka — tampil dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang menanjak. Persiapan mereka pun tak bisa dipandang sebelah mata: mengalahkan Arab Saudi dan Rusia, lalu menahan Spanyol tanpa gol dalam laga uji coba.

Bahkan dalam kekalahan 1-2 dari Brasil pada laga pemanasan terakhir, Mesir mampu memberikan perlawanan sengit. Bagi pelatih Hossam Hassan, itu bukan sekadar kekalahan — itu ujian berharga menjelang turnamen sesungguhnya.

Mohamed Salah menjadi nama yang paling dinantikan di kubu Mesir. Bintang Liverpool itu sempat menjalani program pemulihan cedera, baik bersama klubnya maupun di kamp latihan tim nasional. Hossam Hassan memastikan Salah sudah dalam kondisi optimal. “Salah menjalani program rehabilitasi bersama Liverpool dan kemudian bersama tim nasional, dan sekarang dia siap untuk pertandingan,” ujarnya kepada wartawan.

Di sisi Belgia, lini serangan dikomandoi Lois Openda sebagai ujung tombak, sementara Jeremy Doku akan meneror sisi sayap lawan dengan kecepatan dan dribel yang liar. Keduanya adalah representasi generasi baru Les Diables Rouges yang lebih segar dan lapar gelar.

Namun jantung permainan Belgia tetap berdetak di kaki Kevin De Bruyne. Gelandang serang Manchester City itu adalah pengatur ritme, penggagas serangan, sekaligus pemimpin di lapangan. Selama De Bruyne tampil dalam performa terbaiknya, Belgia selalu punya jawaban untuk situasi sulit.

Di belakang, Koen Casteels berdiri di bawah mistar dengan Wout Faes memimpin barisan pertahanan. Belgia membangun pondasi pertahanan yang kokoh, sekarang tinggal membuktikannya di level tertinggi.

Ada satu sub-teks menarik yang menyertai duel ini: hubungan antara Mohamed Salah dan Rudi Garcia. Keduanya pernah bekerja sama di AS Roma, jauh sebelum Salah bertransformasi menjadi salah satu penyerang terbaik yang pernah ada di dunia. Garcia kini berhadapan dengan murid terbaiknya, tapi kali ini bukan dalam konteks kolaborasi — melainkan persaingan.

Garcia sendiri tidak menutupi rasa hormatnya kepada Mesir. “Kami sangat menghormati tiga tim lain yang berada di grup kami,” katanya kepada FIFA.com. “Kami mengenal Mesir dengan baik, mereka adalah salah satu tim terbaik di Afrika. Saya sangat mengenal Mo Salah karena saya pernah melatihnya di Roma.”

Pelatih berkebangsaan Prancis itu sadar betul bahwa modal untuk melangkah jauh di Piala Dunia dimulai dari hal yang paling mendasar: memenangkan fase grup. “Mari mulai dengan menghormati lawan-lawan kami di fase grup. Mari mengalahkan mereka, finis sebagai juara grup, lalu kita lihat seberapa jauh kami bisa melangkah,” tegasnya.

Di kubu The Pharaohs, Hossam Hassan tidak berpura-pura bahwa ini akan mudah. Ia secara terbuka mengakui bahwa laga melawan Belgia adalah tantangan terberat di fase grup. “Pertandingan pembuka melawan Belgia di Piala Dunia akan sangat sulit, dan grup ini kuat dan sangat kompetitif,” katanya.

Tapi justru dari titik itulah ambisi Mesir lahir. Selama bertahun-tahun, tim ini selalu berjuang keras hanya untuk lolos ke Piala Dunia. Kini mereka sudah ada di sini, dan target mereka bukan sekadar berpartisipasi — mereka ingin pertama kali dalam sejarah menembus babak gugur Piala Dunia.

Grup G sendiri tergolong kompetitif. Selain Belgia dan Mesir, Iran dan Selandia Baru juga menghuni grup yang sama. Artinya, tidak ada ruang untuk terpeleset terlalu jauh di awal. Tiga poin di laga perdana bisa menjadi fondasi yang menentukan nasib sebuah tim.

Bagi Belgia, ini adalah peluang untuk menunjukkan bahwa era baru mereka benar-benar telah tiba — bukan sekadar wacana. Bagi Mesir, ini adalah kesempatan bersejarah untuk membuktikan bahwa mereka bukan pelengkap turnamen, melainkan kontestan serius yang siap mengejutkan dunia.

Ketika peluit kick-off berbunyi di Lumen Field, Seattle, dua narasi berbeda akan bertarung di satu lapangan yang sama.

FAQ

Kapan dan di mana pertandingan Belgia vs Mesir Piala Dunia 2026 berlangsung?
Pertandingan berlangsung di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Selasa (17/6/2026) pukul 02.00 WIB.

Apakah Mohamed Salah dipastikan tampil melawan Belgia?
Ya, pelatih Mesir Hossam Hassan memastikan Salah sudah pulih dan siap bermain setelah menjalani program rehabilitasi bersama Liverpool dan tim nasional Mesir.

Apa target Mesir di Piala Dunia 2026?
Mesir bertekad menembus babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, dimulai dengan mengamankan tiga poin di laga perdana melawan Belgia.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026