Di tengah sejumlah kritik yang diarahkan kepada Mbappe sebelum laga, termasuk tudingan bahwa kepulangannya dari cedera turut memengaruhi performa tim secara keseluruhan dan kekalahan dari Mallorca di LaLiga akhir pekan lalu, Arbeloa justru memberikan pembelaan penuh. Ia menilai Mbappe tampil dengan dedikasi tinggi dan terus menjadi momok bagi lini pertahanan Bayern sepanjang pertandingan. Bagi pelatih itu, sang bintang telah membuktikan mengapa ia layak disebut sebagai pemain terbaik dunia saat ini.
Arbeloa juga menyayangkan dua kesalahan individu yang menjadi biang kekalahan malam itu. Menurutnya, melawan tim sekelas Bayern, setiap kehilangan bola di area berbahaya pasti akan berbuah mahal, dan itulah yang terjadi. Namun ia menegaskan bahwa kekalahan ini sejatinya bisa dihindari dan tidak mencerminkan keseluruhan performa timnya.
Tantangan Madrid di leg kedua semakin berat setelah gelandang andalan Aurelien Tchouameni dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya pada laga pertama. Arbeloa mengakui hal itu sebagai kehilangan berarti, namun menyebut bahwa skuatnya memiliki pilihan untuk mengisi posisi tersebut.
Konteks persaingan domestik turut menambah tekanan bagi Madrid. Kekalahan dari Mallorca telah membuat mereka terpaut tujuh poin dari Barcelona di puncak klasemen LaLiga, menjadikan Liga Champions sebagai satu-satunya panggung tersisa untuk merebut trofi musim ini. Madrid kini benar-benar tidak punya ruang untuk gagal di Allianz Arena.


Tinggalkan Balasan