BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MEKSIKO, PUNGGAWASPORT – Pesta sepak bola terbesar di planet ini resmi dimulai dengan drama yang langsung membakar emosi. Meksiko mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pembuka Piala Dunia 2026, Kamis malam waktu setempat, di hadapan puluhan ribu pasang mata yang memadati Estadio Azteca, Mexico City.

Namun kemenangan El Tri malam itu tidak datang tanpa kisah yang lebih panjang. Tiga kartu merah terlontar dalam satu pertandingan, menjadikan laga perdana Piala Dunia 2026 ini sebagai salah satu yang paling dramatis sejak turnamen empat tahunan itu pertama kali digelar.

Julian Quinones membuka sejarah malam itu. Hanya sembilan menit pertandingan berjalan, penyerang naturalisasi asal Kolombia itu mencetak gol perdana Piala Dunia 2026. Berawal dari pressing agresif Erik Lira yang berhasil merebut bola di lini tengah, bola mengalir cepat ke kaki Quinones. Tanpa ragu, ia melepas tendangan keras yang melewati sela kaki kiper Ronwen Williams.

Gol itu seketika membekukan stadion bagi pendukung Afrika Selatan, sekaligus meledakkan kegembiraan ratusan juta suporter Meksiko. Lebih dari itu, gol tersebut tercatat sebagai yang tercepat dalam pertandingan pembuka Piala Dunia sejak Philipp Lahm menjebol gawang Kosta Rika di menit keenam pada edisi 2006 di Jerman.

Babak pertama berlangsung dengan dominasi total dari tuan rumah. Meksiko bergerak cepat, agresif, dan terus menekan pertahanan lima bek Afrika Selatan. Bafana Bafana tampak kewalahan menghadapi tempo tinggi yang dipaksakan kubu Javier Aguirre. Skor 1-0 bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Memasuki babak kedua, drama justru semakin mengental. Menit ke-49 menjadi titik balik pertandingan. Yaya Sithole dinilai wasit sebagai pemain terakhir yang menjegal serangan Meksiko, dan kartu merah langsung pun melambai kepadanya. Afrika Selatan terpaksa melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.

Freekick yang didapat Meksiko dari insiden itu dieksekusi Raul Jimenez, namun tembakannya membentur pagar betis. Peluang emas gagal dimanfaatkan, tapi Meksiko tidak patah semangat.

Jimenez akhirnya mendapatkan momennya di menit ke-67. Umpan silang dari sisi kanan berhasil disambutnya dengan sundulan terarah yang tak mampu dijangkau Williams. Skor berubah menjadi 2-0, dan Azteca kembali bergemuruh.

Tragedi Afrika Selatan belum berakhir di situ. Tujuh belas menit kemudian, giliran Themba Zwane yang diusir dari lapangan. Rekaman VAR memperlihatkan dengan jelas Zwane melayangkan pukulan ke wajah Roberto Alvarado saat berusaha melepas diri dari penjagaan ketat pemain Meksiko. Wasit tak perlu berpikir panjang. Kartu merah ketiga dalam pertandingan itu pun dikibarkan.

Afrika Selatan menyelesaikan sisa pertandingan dengan hanya sembilan pemain. Situasi yang hampir mustahil untuk bisa membalikkan keadaan, apalagi di pentas Piala Dunia yang tekanannya luar biasa.

Namun giliran Meksiko yang menerima ganjarannya di menit-menit akhir. Cesar Montes dinilai menggagalkan peluang mencetak gol Khuliso Mudau dengan jegalannya di area berbahaya. Wasit kembali mengeluarkan kartu merah, kali ini untuk bek Meksiko tersebut. El Tri pun menuntaskan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Meski demikian, gawang Raul Rangel tetap bersih. Meksiko meraih cleansheet sekaligus tiga poin penuh di laga pertama mereka, dan langsung memuncaki klasemen Grup A Piala Dunia 2026.

Laga ini menjadi pengingat bahwa Piala Dunia selalu menyimpan kejutan di setiap sudutnya. Bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tapi tentang drama yang mengalir deras dari menit pertama hingga peluit akhir berbunyi.

Bagi Meksiko, ini adalah modal psikologis yang sangat berharga. Menang di laga pembuka, di kandang sendiri, dengan gol perdana Piala Dunia yang dicetak oleh pemain mereka sendiri, adalah narasi yang sempurna untuk memulai turnamen. El Tri kini punya momentum, kepercayaan diri, dan dukungan penuh dari jutaan suporter yang hadir maupun yang menyaksikan dari layar kaca.

Sementara bagi Afrika Selatan, kekalahan ini adalah tamparan keras yang harus segera diproses. Dua kartu merah yang diterima dalam satu pertandingan menunjukkan persoalan disiplin yang serius. Tanpa perbaikan mentalitas dan taktik, jalan menuju babak berikutnya akan sangat berat.

Piala Dunia 2026 baru saja dimulai. Tapi dalam satu malam di Mexico City, dunia sudah disuguhi semua elemen yang membuat turnamen ini selalu dinanti: gol cepat, kartu merah dramatis, dan akhir yang penuh ketegangan.

Estadio Azteca kembali mencatat namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Sekali lagi.

FAQ

Siapa pencetak gol pertama Piala Dunia 2026? Gol pertama Piala Dunia 2026 dicetak oleh Julian Quinones dari Meksiko pada menit ke-9 dalam laga pembuka melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City.

Mengapa ada tiga kartu merah dalam laga Meksiko vs Afrika Selatan? Afrika Selatan mendapat dua kartu merah: Yaya Sithole karena dianggap sebagai pemain terakhir yang menjegal serangan lawan di menit ke-49, dan Themba Zwane karena terbukti memukul wajah pemain Meksiko berdasarkan tinjauan VAR di menit ke-84. Sementara Cesar Montes dari Meksiko diusir di menit ke-90+2 karena menggagalkan peluang gol dengan jegalan ilegal.

Bagaimana posisi klasemen Grup A Piala Dunia 2026 setelah laga pembuka ini? Usai mengalahkan Afrika Selatan 2-0, Meksiko langsung memuncaki klasemen Grup A Piala Dunia 2026 dengan tiga poin penuh, sementara Afrika Selatan berada di dasar klasemen dengan nol poin.



Follow Widget