BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

ARLINGTON, PUNGGAWASPORT – Lionel Messi belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Di usia yang sudah tak lagi muda untuk standar sepak bola elite, kapten Argentina ini justru menulis ulang catatan sejarah Piala Dunia, sekaligus memastikan Albiceleste melaju mulus di hari kedua turnamen.

Bertanding di AT&T Stadium, Arlington, Argentina menundukkan Austria dengan skor telak 2-0 dalam laga lanjutan Grup J. Dua gol kemenangan, tak mengherankan, lahir dari kaki kiri Messi yang seolah tak pernah kehilangan ketajamannya.

Hasil ini mengukuhkan posisi Argentina sebagai juara dunia bertahan yang pantas diwaspadai. Sebelumnya, skuad asuhan Lionel Scaloni membungkam Aljazair dengan skor mencolok 3-0, lewat hat-trick yang juga dipersembahkan sang kapten.

Total lima gol telah dicetak Argentina sepanjang Piala Dunia 2026 ini. Yang mengejutkan, seluruhnya berasal dari kaki Messi seorang diri, sebuah dominasi individu yang jarang terjadi di level turnamen sebesar ini.

Laga melawan Austria sejatinya dibuka dengan drama di menit-menit awal. Baru tiga menit berjalan, Lautaro Martinez dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit awalnya membiarkan pertandingan terus berlanjut tanpa peluit.

Keputusan itu lantas dikoreksi lewat campur tangan VAR. Pada menit ketujuh, wasit dipanggil meninjau ulang rekaman, dan memastikan pelanggaran Posch terhadap Lautaro di kotak terlarang layak diganjar hadiah penalti.

Sayangnya, eksekusi penalti tak berjalan sesuai harapan. Messi yang mengambil tanggung jawab di menit kesembilan justru menendang bola melebar dari sasaran, gagal total mengeksploitasi peluang emas tersebut.

Austria pun sempat mendapat angin segar usai blunder itu. Schlager dan Alaba tampil gemilang menjaga gawang mereka tetap rapat, termasuk saat Messi nyaris menjebol gawang lewat umpan terobosan Lautaro Martinez di menit ke-19.

Penantian publik Argentina akhirnya terbayar di menit ke-39. Diawali umpan Almada kepada Medina di sisi kiri, bola disilangkan ke tengah, dan Messi dengan tenang menyambutnya lewat sepakan kaki kiri yang meluncur tak terjangkau Schlager.

Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan Argentina 1-0. Lebih dari itu, gol ini menjadi yang ke-17 bagi Messi sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, sekaligus melampaui rekor legendaris Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak ajang ini.

Babak kedua berjalan dengan tempo yang lebih terkendali bagi Argentina. Austria sempat mencoba membalas lewat tendangan bebas Sabitzer di menit ke-55, namun Dibu Martinez tampil sigap menepis bola.

Peluang demi peluang terus diciptakan Argentina untuk menambah keunggulan. Nico Gonzalez nyaris menggandakan skor lewat sundulan di menit ke-73, memanfaatkan umpan matang dari tendangan bebas Messi, meski bola belum juga bersarang di gawang.

Memasuki masa-masa akhir laga, tekanan Argentina semakin intens. Nico Gonzalez dan Enzo Fernandez masing-masing mendapat kesempatan emas di menit ke-86, namun keduanya gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Gol kedua yang dinanti akhirnya tiba di masa injury time. Pada menit 90+5, Schlager sempat menggagalkan tembakan Alvarez, namun bola pantul jatuh tepat di kaki Messi yang tanpa ampun menuntaskannya menjadi gol.

Gol tersebut sekaligus mencatatkan rekor baru bagi Messi, yakni 18 gol sepanjang karier Piala Dunianya. Catatan ini menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.

Austria sempat berusaha mengejar ketertinggalan di detik-detik akhir. Sundulan Danso kepada Wimmer di menit ke-90 nyaris menyamakan kedudukan, namun pertahanan Argentina mampu menahan tekanan terakhir tersebut.

Messi pun masih sempat mencoba keberuntungan lewat tendangan bebas jarak jauh di menit 90+8, meski bola akhirnya melenceng tipis dari gawang. Laga berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Argentina.

Dengan hasil ini, Argentina kini mengumpulkan enam poin dari dua laga dan hampir pasti melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Austria yang sebelumnya menundukkan Yordania kini tertahan di angka tiga poin, dan masih harus berjuang di laga-laga sisa Grup J.

Pertandingan turut diwarnai empat kartu kuning, masing-masing untuk Posch dan Laimer dari kubu Austria, serta Medina dan Paredes dari Argentina. Tak ada pemain yang diganjar kartu merah sepanjang laga berlangsung di Arlington tersebut.

FAQ

Berapa gol yang dicetak Messi dalam laga Argentina vs Austria?
Messi mencetak dua gol dalam laga tersebut, yakni pada menit ke-39 dan menit 90+5, sekaligus gagal mengeksekusi satu tendangan penalti di menit kesembilan.

Apa rekor yang dipecahkan Messi dalam pertandingan ini?
Messi resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 18 gol, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Miroslav Klose dengan 16 gol.

Bagaimana posisi Argentina di Grup J setelah laga ini?
Argentina mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan beruntun atas Aljazair dan Austria, sehingga berada di posisi puncak klasemen dan berpeluang besar memastikan tiket ke babak gugur lebih cepat.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026