Kekuatan De Oranje kini tak lagi bertumpu pada satu atau dua nama saja di lini depan. Memphis Depay dan Wout Weghorst yang selama ini menjadi tumpuan utama, kini punya pelapis setara dalam diri Brian Brobbey. Pemain muda ini telah membuktikan kapasitasnya dengan mencetak dua gol ke gawang Swedia.
Koeman juga mengaku diuntungkan oleh fleksibilitas para penyerangnya. Pemain yang biasa beroperasi di sektor sayap bisa sewaktu-waktu ditarik ke posisi penyerang tengah tanpa kehilangan efektivitas serangan.
“Kami memiliki berbagai tipe penyerang dan dapat mengubah posisi mereka sesuai kebutuhan. Ini memberi kami banyak pilihan,” ujar Koeman, dikutip dari The Herald, Rabu (24/6/2026) WIB.
Pelatih berusia 63 tahun itu menambahkan, gol-gol yang dihasilkan timnya saat melawan Swedia akan membuat lawan berpikir dua kali sebelum menyerang balik. Kombinasi kecepatan dan kualitas serangan disebutnya sebagai senjata utama Belanda di sisa fase grup ini.
Meski unggul di atas kertas, Koeman tahu betul Tunisia bukan lawan yang bisa diremehkan begitu saja. Bermain tanpa beban hasil membuat tim asuhan Herve Renard justru lebih leluasa mengeluarkan permainan terbaiknya, sebuah skenario yang berpotensi menyulitkan tim manapun.


Tinggalkan Balasan