Indonesia U-23 Imbang Tanpa Gol Lawan Malaysia, Lolos Semifinal sebagai Juara Grup A

PUNGGAWASPORT, Jakarta – Timnas Indonesia U-23 berhasil melangkah ke semifinal Piala AFF U-23 2025 sebagai juara Grup A meski hanya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia U-23 dalam laga terakhir fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, skuad asuhan Gerald Vanenburg menunjukkan dominasi permainan dengan menguasai 71 persen possession dan melepaskan enam tembakan (dua tepat sasaran) pada babak pertama. Namun, Garuda Muda belum mampu menembus pertahanan Malaysia hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia melakukan pergantian dengan menarik Alfharezzi Buffon dan memasukkan Achmad Syarif Maulana. Indonesia langsung melancarkan serangan dalam lima menit awal babak kedua.

Malaysia sempat mengancam melalui tendangan bebas Aliff Izwan pada menit ke-51, namun bola berhasil ditepis kiper Indonesia Cahya Supriadi.

Peluang terbaik Indonesia tercipta pada menit ke-57 ketika Jens Raven gagal memanfaatkan umpan tarik Achmad Maulana karena bolanya berhasil diblok kiper Malaysia Zulhilmi Sharani.

Malaysia tidak tinggal diam dan nyaris unggul dua menit kemudian melalui serangan Aiman Nabil dari sisi kanan yang berujung sepakan jarak dekat, namun kembali Cahya Supriadi tampil gemilang.

Di menit ke-72, Robi Darwis melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang masih meleset dari gawang Malaysia.

Indonesia terus berusaha mencari gol kemenangan melalui lemparan jauh Robi Darwis hingga menit-menit akhir, namun skor tetap 0-0 hingga peluit panjang wasit berbunyi.

Hasil imbang ini memastikan Indonesia U-23 finish di puncak Grup A dengan koleksi tujuh poin dan melaju ke semifinal. Sementara Malaysia harus tersingkir setelah berada di posisi ketiga dengan empat poin.

Susunan Pemain:

Indonesia U-23: Cahya Supriadi; Kakang Rudianto, Kadek Arel, Alfharezzi Buffon (Achmad Syarif Maulana 46′), Dony Tri Pamungkas; Robi Darwis, Toni Firmansyah, Rayhan Hannan; Victor Dethan, Rahmat Arjuna, Jens Raven.

Malaysia U-23: Zulhilmi Sharani; Aysar Hadi, Ubaidullah Shamsul, Shafizan Arshad, Aiman Yusuf; Muhammad Abu Khalil, Aliff Izwan, Ziad El Basheer; Haykal Danish, Haqimi Azim, Fergus Tierney.

 

Dewa United Banten Juara IBL 2025, Menpora Saksikan Langsung Drama Final

PUNGGAWASPORT, Jakarta – Dewa United Banten berhasil merebut gelar juara Indonesia Basket League (IBL) 2025 setelah mengalahkan Pelita Jaya Jakarta 74-73 dalam pertandingan final ketiga yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (20/7) malam. Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo turut menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.

Kemenangan tipis dengan selisih satu poin ini mengantarkan Dewa United meraih trofi juara dengan agregat kemenangan 2-1 atas Pelita Jaya. Perjalanan menuju gelar juara tidaklah mudah bagi tim asal Banten ini. Mereka harus bangkit dari kekalahan telak 77-94 pada laga final pertama di kandang sendiri, Dewa United Arena, Tangerang.

Dewa United kemudian menyamakan kedudukan lewat kemenangan 80-75 pada laga kedua di venue yang sama dengan pertandingan penentuan. Drama puncak terjadi di laga ketiga ketika kedua tim bertarung habis-habisan hingga selisih skor hanya satu angka.

Pencapaian ini menjadikan Dewa United sebagai tim kedua dalam sejarah IBL yang mampu merebut gelar juara setelah tertinggal terlebih dahulu di final. Prestasi serupa pernah diraih Pelita Jaya pada musim sebelumnya.

“Akhirnya malam ini kita menyaksikan bersama-sama Dewa United Banten menjadi juara baru IBL 2025,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Budisatrio Djiwandono saat menyerahkan trofi juara bersama Menpora Dito.

Menpora Dito juga memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Selamat kepada Dewa United Banten yang berhasil menjadi juara baru 2025,” ucapnya.

Sejak bergabung dalam kompetisi IBL pada 2021, Dewa United konsisten menunjukkan performa solid dengan selalu berhasil melaju hingga babak playoff. Gelar juara kali ini menjadi puncak pencapaian tim yang terus menunjukkan tren positif dalam empat tahun terakhir.

Acara penyerahan trofi juga dihadiri Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, serta Direktur Inaspro/LPDUK Kemenpora Ferry Yuniarto Kono.

Indonesia U-23 Hadapi Laga Krusial Lawan Malaysia Malam Ini

PUNGGAWASPORT, JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 bakal menjalani pertandingan penentuan nasib saat berhadapan dengan Malaysia U-23 pada Senin malam, 21 Juli 2025. Laga krusial ini akan menentukan apakah skuad asuhan Jens Raven mampu melenggang ke babak semifinal Piala AFF U-23 2025.

Pertandingan hidup mati antara kedua negara tetangga ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai pukul 20.00 WIB. Duel ini dapat disaksikan secara langsung melalui Indosiar dan SCTV, serta live streaming di platform Vidio.com.

Memasuki matchday terakhir fase grup, posisi Indonesia U-23 relatif aman di puncak klasemen Grup A dengan mengemas enam poin dari dua pertandingan. Filipina menempati urutan kedua dengan tiga poin, sementara Malaysia berada di posisi ketiga dengan koleksi poin yang sama.

Garuda vs Harimau Malaya

Terdapat tiga skenario yang memungkinkan Garuda Muda lolos ke babak semifinal. Pertama, meraih kemenangan yang akan menjamin posisi juara grup dengan sembilan poin sempurna sekaligus tiket semifinal otomatis.

Skenario kedua adalah bermain imbang. Hasil seri akan memberikan Indonesia tujuh poin yang sudah pasti aman karena poin maksimal yang bisa diraih Filipina hanya enam. Dalam kondisi ini, Malaysia dipastikan tersingkir.

Adapun skenario terburuk adalah kekalahan dari Malaysia. Jika Indonesia kalah dan Filipina mengalahkan Brunei, tiga tim akan mengoleksi enam poin yang sama. Penentuan peringkat akan menggunakan aturan head-to-head antar tim yang terlibat.

Jadwal Pertandingan:

  • Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
  • Senin, 21 Juli 2025, pukul 20.00 WIB
  • Stadion Utama GBK, Jakarta
  • Siaran langsung: Indosiar, SCTV, dan Vidio.com

KONI Sinjai Gelar Audiensi dengan Bupati Jelang Musorkab 2025

PUNGGAWASPORT, SINJAI – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sinjai mengadakan pertemuan dengan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di kediaman dinas, Senin (21/7/2025). Agenda utama pertemuan adalah koordinasi pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang akan menentukan kepengurusan KONI periode 2025-2029.

Ketua KONI Sinjai Suhardiman memaparkan rencana penyelenggaraan Musorkab yang diagendakan pada Kamis, 24 Juli 2025 di kantor sekretariat KONI setempat. Dia optimistis mendapat dukungan penuh dari kepala daerah untuk acara tersebut.

“Insya Allah, beliau menyatakan kesiapan untuk hadir dan membuka secara langsung Musorkab tersebut,” kata Suhardiman usai audiensi.

Bupati Ratnawati Arif memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi KONI dalam mengembangkan dunia olahraga kabupaten. Menurut dia, organisasi tersebut telah menunjukkan kinerja baik dalam membina atlet-atlet lokal yang berprestasi.

“Kami mengapresiasi kinerja KONI selama ini dalam membina dan mengembangkan atlet-atlet berprestasi. Harapan kami, prestasi yang telah ditorehkan selama ini bisa terus ditingkatkan ke depan,” ungkap bupati.

Pelaksanaan Musorkab kali ini dinilai strategis sebagai momen penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan komunitas olahraga. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan prestasi atlet Sinjai di ajang kompetisi regional hingga nasional.

Marquez Kian Dekat dengan Gelar Juara, Unggul 120 Poin dari Alex

PUNGGAWASPORT, BRNO – Spekulasi penggemar MotoGP tentang berapa sisa balapan yang dibutuhkan Marc Marquez untuk meraih gelar juara kian menguat. Pembalap asal Cervera, Lleida ini memang masih bersikap hati-hati, namun performa dominannya di Sirkuit Brno sulit diabaikan.

Setelah tampil menawan dalam Sprint Race Sabtu dengan pengendalian tekanan ban yang nyaris sempurna, Marquez kembali memamerkan kelasnya pada Minggu (20/7/2025). Dalam balapan utama, rider bernomor 93 itu menunggu momen tepat untuk menyalip Marco Bezzecchi yang sempat memimpin sejak awal.

Ketika Marquez merasa waktunya tiba, aksi salip-menyalipnya terhadap pembalap Aprilia Italia itu terlihat mudah bagaikan formalitas. Setelah merebut posisi terdepan, pembalap Catalan ini tak pernah terkejar hingga finis dengan selisih kurang dari dua detik dari Bezzecchi.

Keunggulan Marquez dalam klasemen semakin kokoh menyusul insiden yang menimpa saudaranya, Alex Marquez. Pembalap yang masih menjadi pesaing terdekatnya itu mengalami kecelakaan setelah menjatuhkan Joan Mir di lap kedua. Akibatnya, jarak poin antara kedua bersaudara itu kini membengkak menjadi 120 poin—setara lebih dari tiga balapan penuh.

Pedro Acosta berhasil meraih podium perdana musim ini setelah tampil konsisten sejak sesi latihan Jumat. Pembalap muda itu mempertahankan posisi ketiga dari kejaran Pecco Bagnaia yang kembali gagal naik podium dan harus puas di urutan keempat.

Raul Fernandez mencatatkan hasil terbaiknya di kelas premier dengan finis kelima, diikuti Fabio Quartararo di posisi keenam—tertinggal 11 detik dari pemenang. Jorge Martín melengkapi urutan ketujuh dalam balapan comeback-nya.

Sementara itu, Fermín Aldeguer terus menunjukkan tren positif dengan beberapa aksi salip menyalip yang mengantarkannya ke posisi kedelapan. Brad Binder dan Pol Espargaro masing-masing menutup urutan kesembilan dan kesepuluh.

PSSI Siapkan Naturalisasi Dua Striker Baru Antisipasi Cedera Ole Romeny

PUNGGAWASPORT, Jakarta  – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah memproses naturalisasi dua pemain keturunan untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia, menyusul cedera serius yang menimpa striker Ole Romeny.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi langkah strategis tersebut saat ditemui wartawan di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Jumat (18/7/2025).

“Kami sedang mendorong beberapa tambahan. Ada dua tambahan yang sedang kami seriusin. Tadi malam keduanya sudah berkomitmen untuk bergabung bersama timnas Indonesia,” ungkap Thohir.

Keputusan naturalisasi ini diambil setelah Ole Romeny, penyerang Oxford United asal Belanda-Indonesia, mengalami cedera parah saat berlaga di Piala Presiden 2025. Dalam laga Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/7/2025), kaki Romeny diinjak penyerang Arema FC Paulinho.

Cedera tersebut mengharuskan Romeny menjalani operasi di Belanda, sehingga ketersediaannya untuk membela Timnas Indonesia pada laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober 2025 menjadi tidak pasti.

Thohir menegaskan bahwa kedua calon pemain naturalisasi menempati posisi striker, sesuai kebutuhan mendesak tim. “Ya posisi depan. Bek tengah, kanan, kiri sudah banyak, masa nambah lagi,” jelasnya.

Meski telah mendapat komitmen, Thohir belum dapat mengungkap identitas kedua pemain tersebut karena dokumen resmi belum tersedia. “Belum bisa saya sebutkan. Belum ada hitam dan putih,” katanya.

Saat ini, Timnas Indonesia masih memiliki opsi striker lain seperti Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick untuk mengisi kekosongan di lini depan.

Selain dua pemain baru tersebut, PSSI juga tengah menyelesaikan proses naturalisasi Mauro Zijlstra yang direncanakan memperkuat skuad Timnas U-23 Indonesia. Dokumen naturalisasi Zijlstra telah diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Sekarang masih diproses menuju ke DPR,” tutup Thohir mengenai status naturalisasi Zijlstra.

Dengan tiga tambahan pemain naturalisasi ini, PSSI optimis dapat memperkuat kedalaman skuad Garuda menjelang kompetisi-kompetisi penting mendatang.

 

Bagnaia Rebut Pole Position Perdana MotoGP 2025 di Ceko

PUNGGAWASPORT, Brno – Pembalap Italia Francesco Bagnaia berhasil meraih pole position pertamanya di musim MotoGP 2025 setelah tampil dominan pada sesi kualifikasi Grand Prix Ceko di Sirkuit Brno, Sabtu (19/7).

Pebalap berusia 27 tahun yang membela Ducati Lenovo Team itu mencatat waktu terbaik 1 menit 52,303 detik pada sesi kualifikasi kedua (Q2), unggul 0,219 detik dari rekan setimnya Marc Marquez yang harus puas menempati posisi start kedua.

Drama terjadi pada menit-menit terakhir kualifikasi ketika Marquez, yang sempat memimpin klasemen sementara, mengalami kecelakaan lowside di tikungan ke-13 saat berusaha memperbaiki catatan waktu pada percobaan terakhirnya.

“Saya sangat senang bisa meraih pole pertama tahun ini. Tim telah bekerja keras memberikan motor yang sempurna,” kata Bagnaia usai sesi kualifikasi.

Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha MotoGP Team melengkapi barisan depan grid dengan menempati posisi ketiga, tertinggal 0,305 detik dari waktu Bagnaia. Pembalap Prancis itu sempat berada di posisi kedua sebelum Bagnaia mempertajam catatannya.

Kecelakaan lain melibatkan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang keluar lintasan dan menabrak pembatas di tikungan pertama. Meski demikian, pembalap Italia itu tetap berhasil mengamankan posisi keempat di grid start.

Sesi kualifikasi berlangsung dalam dua tahap dengan sistem eliminasi. Pada Q1, Bagnaia sudah menunjukkan performa impresif dengan mencatat waktu tercepat 1 menit 52,715 detik, ditemani Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) untuk melaju ke Q2.

Joan Mir (Honda HRC Castrol) mengakhiri kualifikasi di posisi kelima, disusul Raul Fernandez, Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), Johann Zarco (Castrol Honda LCR), dan Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) yang melengkapi 10 besar.

Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) menempati posisi ke-11, sementara Jorge Martin (Aprilia Racing) harus puas di posisi ke-12 setelah tertinggal lebih dari satu detik dari waktu pole.

Hasil kualifikasi ini memberikan optimisme bagi Ducati yang menempatkan dua motornya di barisan terdepan. Bagnaia, yang tahun lalu menjadi runner-up kejuaraan dunia, berpeluang besar meraih kemenangan pertamanya di musim 2025.

Sprint race MotoGP Ceko 2025 dijadwalkan berlangsung Sabtu malam pukul 20.00 WIB, disusul balapan utama pada Minggu (20/7) pukul 19.00 WIB. Sirkuit Brno yang kembali menjadi tuan rumah setelah hiatus beberapa tahun menyajikan tantangan tersendiri bagi para pebalap dengan karakteristik lintasan yang menuntut keseimbangan antara kecepatan dan handling.

 

Hasil Lengkap Kualifikasi Q2 MotoGP Ceko 2025:

  1. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 1:52.303
  2. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) – +0.219
  3. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) – +0.305
  4. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – +0.341
  5. Joan Mir (Honda HRC Castrol) – +0.460
  6. Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) – +0.493
  7. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) – +0.527
  8. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) – +0.547
  9. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – +0.574
  10. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) – +0.677
  11. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – +1.014
  12. Jorge Martin (Aprilia Racing) – +1.311

Marc Marquez Kuasai Latihan Bebas Basah MotoGP Ceko 2025

PUNGGAWASPORT, Brno – Pembalap veteran Marc Marquez tampil impresif dalam kondisi lintasan basah untuk memimpin sesi latihan bebas hari Jumat di MotoGP Ceko 2025 yang digelar di Sirkuit Brno.

Pebalap Spanyol tersebut berhasil mencatatkan waktu terbaik meski sempat mengalami kendala teknis di awal sesi. Marquez unggul 0,469 detik dari Johann Zarco yang menempati posisi kedua.

Persaingan Ketat di Kondisi Basah

Sesi latihan berlangsung dramatis dengan cuaca yang terus berubah. Hujan deras sempat memaksa penundaan sesi selama 20 menit setelah bendera merah dikibarkan pada sesi latihan Moto2.

“Kondisi lintasan yang mengering secara bertahap membuat para pembalap harus terus menyesuaikan strategi ban,” kata seorang official MotoGP.

Jorge Martin dari Aprilia sempat memuncaki papan waktu di awal sesi sebelum digantikan oleh Marco Bezzecchi. Namun, Bezzecchi mengalami kecelakaan karena aquaplaning di Tikungan 4 dan akhirnya finis di posisi keempat.

Marquez Bersaudara Hadapi Tantangan Berbeda

Marc Marquez mengatasi masalah teknis yang membuatnya terlambat keluar dari pit untuk kemudian melesat ke posisi teratas. Sementara itu, adiknya Alex Marquez mengalami momen menegangkan setelah terjatuh namun berhasil kembali dengan motor cadangan untuk meraih posisi kesembilan.

Joan Mir dari HRC dan Fabio Quartararo dari Monster Yamaha juga sempat memimpin sebelum Marc Marquez mengambil alih kendali di pertengahan sesi.

Bagnaia Tertahan di Posisi 13

Pebalap Ducati Francesco Bagnaia mengalami kesulitan dan terpaksa puas di posisi ke-13, yang membuatnya harus memulai kualifikasi Sabtu dari Q1. Hal ini menambah tekanan bagi Bagnaia dalam persaingan gelar juara dunia.

“Bagnaia gagal meningkatkan catatan waktunya di menit-menit terakhir, padahal kondisi lintasan sudah membaik,” ungkap komentator MotoGP.

Perubahan Lineup Pembalap

Beberapa perubahan terjadi pada lineup pembalap akhir pekan ini. Maverick Vinales absen karena cedera bahu dan digantikan oleh Pol Espargaro di Tech3. Enea Bastianini kembali beraksi setelah absen di Jerman karena keracunan makanan.

Jorge Martin juga kembali bersama Aprilia setelah absen di hampir semua balapan musim ini karena cedera. Namun, debut kembalinya kurang memuaskan dengan finis di posisi ke-17 pada FP1.

Prediksi Cuaca Cerah

Untuk hari Sabtu dan Minggu, cuaca diperkirakan akan cerah dan kering, yang dapat mengubah dinamika persaingan secara signifikan. Lintasan Brno yang telah diaspal ulang menjelang kembalinya ke kalender MotoGP sejak 2020 diharapkan memberikan kondisi balapan yang optimal.

Sirkuit Brno masih memegang rekor lap tercepat yang dipegang Marc Marquez dengan catatan waktu 1 menit 54,596 detik pada tahun 2016, sementara rekor lap balapan tercepat masih milik Dani Pedrosa dengan waktu 1 menit 56,026 detik pada 2014.

Sesi kualifikasi akan berlangsung Sabtu sore dengan sepuluh pembalap teratas mendapat akses langsung ke Q2, sementara sisanya harus berjuang melalui Q1 terlebih dahulu.

 

Timnas Indonesia U23 Tundukkan Filipina 1-0, Puncaki Grup A ASEAN Championship

PUNGGAWASPORT, JAKARTA – Tim Nasional Indonesia U23 berhasil mengalahkan Filipina dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan kedua Grup A ASEAN U23 Championship 2025 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (19/7) malam WIB.

Kemenangan Garuda Muda diperoleh berkat gol bunuh diri yang dilakukan pemain Filipina, Jaime Rosquillo, pada menit ke-23 babak pertama. Gol tersebut bermula dari lemparan ke dalam yang dilepaskan Robi Darwis ke kotak penalti, di mana Rosquillo justru menyundul bola ke gawangnya sendiri.

Dengan hasil ini, Indonesia memantapkan posisi di puncak klasemen Grup A dengan mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, skuat asuhan pelatih Indra Sjafri telah menghancurkan Brunei dengan skor telak 8-0 pada laga pembuka.

Sementara itu, Filipina dan Malaysia kini berada di posisi kedua dan ketiga klasemen dengan sama-sama meraih tiga poin.

Dominasi Indonesia di Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil lebih dominan dalam menguasai jalannya permainan. Peluang pertama diciptakan pada menit ke-8 melalui tendangan keras Rayhan Hannan dari luar kotak penalti yang masih dapat ditepis kiper Filipina, Nicholas Guimaraes.

Dua menit kemudian, Indonesia kembali mengancam lewat aksi Hokky Caraka yang berhasil menembus pertahanan lawan. Namun, ruang geraknya dapat ditutup rapat dan bola rebound di kotak penalti masih dapat digagalkan Guimaraes.

Arkhan Vikri turut mencoba peruntungan pada menit ke-12 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis dari gawang Filipina.

Tim tamu sempat berusaha membalas beberapa kali, namun serangan mereka dapat dipatahkan oleh lini pertahanan Indonesia yang solid.

Gol Bunuh Diri Menentukan Hasil

Momen penentu terjadi pada menit ke-23 ketika Robi Darwis melepaskan lemparan ke dalam yang terarah ke kotak penalti. Dalam upaya mengantisipasi bola, Rosquillo justru menyundul bola ke gawangnya sendiri, memberikan keunggulan 1-0 untuk Indonesia.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan di sisa waktu babak pertama, namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua yang Ketat

Memasuki babak kedua, Indonesia sempat mencetak gol pada menit ke-48 melalui Jens Raven yang memanfaatkan bola rebound dari tembakan Toni Firmansyah. Namun, wasit membatalkan gol tersebut karena Raven berada dalam posisi offside.

Peluang menarik kembali tercipta pada menit ke-73 ketika Victor Dethan berhasil mengecoh kiper Filipina sebelum memberikan umpan kepada Arkhan Vikri. Sayangnya, tembakan Arkhan masih dapat ditepis Guimaraes.

Filipina memperoleh peluang terbaik mereka pada menit ke-77 lewat tembakan Noah River Leddel, namun kiper Indonesia Muhammad Ardiansyah berhasil menangkap bola dengan mudah.

Duel Keras di Akhir Pertandingan

Memasuki 15 menit terakhir, kedua tim mulai bermain dengan tempo yang menurun dan tidak banyak peluang yang tercipta. Permainan justru diwarnai dengan duel-duel keras antara para pemain dari kedua kesebelasan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Pemain

Indonesia U23: Muhammad Ardiansyah (GK), Kadek Arel Priyatna, Kakang Rudianto, Dony Tri Pamungkas, Robi Darwis, Toni Firmansyah, Muhammad Rayhan Hannan, Arkhan Fikri, Rahmat Arjuna Reski, Hokky Caraka, Muhammad Alfharezzi Buffon

Filipina U23: Nicholas Guimaraes (GK), Gavin Muens, Bryan Ezekiel Villanueva, Otu Abang Banatao, Dov Anthony Carino, John Albert Luis Lucero, Zachary Taningco, Jaime Rosquillo, Jian Vinz Solomon Caraig, Uriel Reyes Dalapo, Javier Alessandro Mariona

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai kandidat kuat juara Grup A ASEAN U23 Championship 2025. Timnas Indonesia U23 akan melanjutkan perjuangan mereka pada pertandingan berikutnya untuk memastikan langkah ke babak selanjutnya.

 

MotoGP Ceko Kembali Digelar Setelah Hiatus 4 Tahun

PUNGGAWASPORT, CEKO – Kejuaraan MotoGP 2025 memasuki babak seri ke-12 dengan digelarnya Grand Prix Ceko di Sirkuit Automotodrom Brno, Jumat (18/7) hingga Minggu (20/7). Ajang balap motor bergengsi ini kembali hadir di tanah Ceko setelah absen selama empat tahun.

Sirkuit Automotodrom Brno yang memiliki panjang lintasan 5,4 kilometer ini menyimpan sejumlah catatan bersejarah. Legenda balap MotoGP Valentino Rossi dan Max Biaggi tercatat sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit ini, masing-masing meraih tujuh kemenangan.

Sementara di era modern, pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez memegang rekor kemenangan terbanyak di antara para pembalap aktif dengan tiga kemenangan di Brno. Rekor ini membuatnya menjadi salah satu favorit untuk meraih podium tertinggi pada seri kali ini.

Bagi Red Bull KTM, sirkuit Brno menyimpan kenangan manis tersendiri. Pada tahun 2020, tim asal Austria ini berhasil meraih kemenangan perdana di kelas utama MotoGP melalui pembalap Afrika Selatan Brad Binder, yang berhasil mengukir sejarah baru bagi pabrikan tersebut.

Serangkaian sesi latihan dan kualifikasi akan dimulai pada Jumat (18/7) pukul 14.00 WIB dengan sesi latihan bebas pertama kelas Moto3. Puncak acara berupa balapan utama MotoGP akan berlangsung pada Minggu (20/7) pukul 19.00 WIB dengan jarak tempuh 21 putaran.

Selain balapan utama, penonton juga dapat menyaksikan Sprint Race MotoGP pada Sabtu (19/7) pukul 20.00 WIB dengan jarak tempuh 10 putaran. Balapan kelas Moto3 dan Moto2 akan digelar pada Minggu dengan masing-masing menempuh jarak 16 putaran dan 18 putaran.

Kembalinya GP Ceko setelah hiatus panjang diharapkan dapat memberikan tontonan yang spektakuler bagi para penggemar MotoGP di seluruh dunia, dengan karakteristik sirkuit Brno yang menantang dan memiliki sejarah panjang dalam dunia balap motor internasional.

Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2025:

Jumat, 18 Juli 2025

  • 14:00-14:35 WIB: Moto3 Free Practice 1
  • 14:50-15:30 WIB: Moto2 Free Practice 1
  • 15:45-16:30 WIB: MotoGP Free Practice 1
  • 18:15-18:50 WIB: Moto3 Practice
  • 19:05-19:45 WIB: Moto2 Practice
  • 20:00-21:00 WIB: MotoGP Practice

Sabtu, 19 Juli 2025

  • 13:40-14:10 WIB: Moto3 Free Practice 2
  • 14:25-14:55 WIB: Moto2 Free Practice 2
  • 15:10-15:40 WIB: MotoGP Free Practice 2
  • 15:50-16:05 WIB: MotoGP Qualifying 1
  • 16:15-16:30 WIB: MotoGP Qualifying 2
  • 17:50-18:05 WIB: Moto3 Qualifying 1
  • 18:15-18:30 WIB: Moto3 Qualifying 2
  • 18:45-19:00 WIB: Moto2 Qualifying 1
  • 19:10-19:25 WIB: Moto2 Qualifying 2
  • 20:00 WIB: MotoGP Sprint Race (10 putaran)

Minggu, 20 Juli 2025

  • 14:40-14:50 WIB: MotoGP Warm Up
  • 15:00-15:40 WIB: MotoGP Rider Parade
  • 16:00 WIB: Moto3 Race (16 putaran)
  • 17:15 WIB: Moto2 Race (18 putaran)
  • 19:00 WIB: MotoGP Race (21 putaran)

 

Indonesia Bersua Arab Saudi dan Irak di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

PUNGGAWASPORT, KUALA LUMPUR – Nasib Timnas Indonesia di perjalanan menuju Piala Dunia 2026 semakin menantang setelah hasil drawing babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar Kamis (17/7/2025) di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia.

Skuad Garuda ditempatkan di Grup B yang terbilang berat, harus berhadapan dengan dua raksasa Asia Barat yakni Arab Saudi dan Irak. Arab Saudi yang bertindak sebagai tuan rumah grup ini tentu memiliki keunggulan bermain di kandang sendiri sepanjang kompetisi.

Sementara itu, Grup A tidak kalah ketat dengan Qatar sebagai tuan rumah yang akan bersaing melawan Uni Emirat Arab dan Oman. Kedua grup ini menampilkan tim-tim kuat yang sama-sama memiliki ambisi besar untuk merebut tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Jadwal Pertandingan yang Padat

Babak keempat ini akan bergulir dalam waktu singkat, hanya dalam rentang enam hari mulai 8 Oktober hingga 14 Oktober 2025. Format kompetisi yang digunakan adalah sistem gugur dengan setiap tim saling berhadapan dalam format round-robin.

Matchday 1 (8 Oktober 2025):

  • Grup A: Qatar vs Oman
  • Grup B: Indonesia vs Arab Saudi

Matchday 2 (11 Oktober 2025):

  • Grup A: Uni Emirat Arab vs Oman
  • Grup B: Indonesia vs Irak

Matchday 3 (14 Oktober 2025):

  • Grup A: Qatar vs Uni Emirat Arab
  • Grup B: Arab Saudi vs Irak

Sistem Kualifikasi dan Peluang Lolos

Sistem kualifikasi pada babak ini cukup ketat dengan hanya memberikan satu tiket langsung per grup. Tim yang berhasil finis di posisi teratas akan meraih tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Namun, masih ada harapan bagi tim yang finis di posisi runner-up. Kedua tim peringkat kedua dari masing-masing grup akan bertemu dalam laga playoff dua leg yang dijadwalkan pada 13 dan 18 November 2025.

Pemenang playoff tersebut akan melaju ke Turnamen Play-Off FIFA yang merupakan kesempatan terakhir untuk memperebutkan satu tiket tersisa dari zona Asia. Turnamen ini menjadi jembatan emas bagi tim-tim Asia yang belum berhasil lolos secara langsung.

Tantangan Berat Menanti Timnas Indonesia

Bagi Timnas Indonesia, grup ini menjadi ujian sesungguhnya dari perjalanan panjang mereka di kualifikasi Piala Dunia. Arab Saudi, yang pernah tampil di Piala Dunia 2022, memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang sudah teruji di level internasional.

Sementara Irak juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim yang dijuluki “Lions of Mesopotamia” ini memiliki tradisi kuat dalam sepak bola Asia dan pernah menjadi juara Piala Asia pada tahun 2007.

Dengan hanya enam hari untuk menentukan nasib, setiap pertandingan akan menjadi final bagi setiap tim. Timnas Indonesia harus mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi tantangan terberat dalam sejarah modern sepak bola Indonesia ini.

Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia tentu sangat diharapkan untuk memberikan semangat tambahan bagi skuad Garuda dalam misi bersejarah menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Timnas U-23 Hadapi Ujian Berat Lawan Filipina

Garuda Muda dituntut meraih kemenangan mutlak di Stadion GBK untuk mempertahankan peluang semifinal Piala AFF U-23 2025.

PUNGGAWASPORT, JAKARTA — Timnas Indonesia U-23 bakal menjalani laga krusial menghadapi Filipina pada matchday kedua Grup A Piala AFF U-23 2025. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (18/7) malam menjadi penentu nasib skuad asuhan Gerald Vanenburg dalam perburuan tiket semifinal.

Kemenangan telak 8-0 atas Brunei Darussalam di laga pembuka memberikan modal kepercayaan diri bagi Indonesia. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai saat berhadapan dengan Filipina dan Malaysia—dua lawan yang jauh lebih kompetitif dibandingkan Tim Tebuan.

Sistem kompetisi yang hanya meloloskan tiga juara grup dan satu runner-up terbaik ke semifinal memaksa Indonesia untuk konsisten meraih poin maksimal. Kegagalan mengalahkan Filipina berpotensi mengomplikasi misi Garuda Muda untuk mengamankan status juara grup.

“Filipina memiliki karakter permainan yang berbeda dari Brunei. Mereka lebih terorganisir dan punya daya serang balik yang tajam,” ungkap seorang pengamat sepak bola menjelang laga.

Meski menang dengan skor fantastis, ada beberapa catatan penting dari laga perdana. Tim Garuda Muda kehilangan intensitas permainan di babak kedua, terutama setelah rotasi pemain. Kondisi ini tidak boleh terulang saat menghadapi Filipina yang memiliki kualitas lebih baik.

Jens Raven, pencetak enam gol dalam laga pembuka, diharapkan kembali menunjukkan ketajamannya. Striker berusia 19 tahun ini memiliki kemampuan finishing yang mumpuni dengan gaya bermain simpel namun efektif.

Rayhan Hannan juga tampil mengesankan dengan visi bermain dan skill individu yang tinggi. Kemampuannya membuka ruang dan mengalirkan bola ke lini depan menjadi kunci serangan Indonesia.

Di lini tengah, Robi Darwis menunjukkan performa cemerlang dengan tiga assist plus lemparan ke dalam jarak jauh yang menjadi senjata rahasia. Kapten Muhammad Ferarri juga patut diacungi jempol atas ketangguhan dan ketenangan dalam menjaga pertahanan.

Filipina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Malaysia 2-0 di laga pertama. Meski dikuasai lebih dari 80 persen, tim Azkals mampu memanfaatkan dua serangan balik tajam untuk meraih kemenangan.

Keberanian dan ketangguhan para pemain Filipina dalam duel satu lawan satu menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Kiper Nicholas Guimaraes yang tampil gemilang menggagalkan peluang emas Malaysia juga bakal menjadi tembok kokoh yang harus ditembus.

“Filipina memiliki mental bertarung yang kuat. Mereka tidak mudah menyerah meski dikuasai permainan,” kata seorang analis taktik.

Indonesia harus mampu menjaga intensitas permainan dari menit pertama hingga akhir. Pengalaman melawan Brunei mengajarkan pentingnya konsistensi, terutama dalam transisi menyerang dan bertahan.

Kombinasi antara Ferarri dan pemain belakang seperti Dony Tri Pamungkas, Brandon Scheunemann, dan Achmad Maulana harus lebih solid menghadapi serangan balik cepat Filipina.

Lini depan Indonesia juga dituntut lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Beberapa kesempatan emas yang terbuang sia-sia saat melawan Brunei tidak boleh terulang.

Misi Semifinal

Kemenangan atas Filipina akan memberikan posisi nyaman bagi Indonesia menjelang laga terakhir melawan Malaysia, Senin (21/7) mendatang. Dua kemenangan beruntun praktis mengamankan status juara grup dan membuka jalan menuju target utama: meraih gelar juara Piala AFF U-23 2025 di kandang sendiri.

Namun, skuad Garuda Muda tidak boleh lengah meski datang dengan moral tinggi. Filipina terbukti mampu memberikan kejutan, dan Indonesia harus memanfaatkan kelemahan lawan dalam hal konsentrasi saat transisi permainan.

Pertandingan melawan Filipina menjadi ujian mental dan strategi sesungguhnya bagi Indonesia. Kemenangan adalah harga mati untuk memastikan langkah mereka tetap hidup menuju semifinal.

Indonesia Buka Piala AFF U-23 2025 Lawan Brunei Darussalam

PUNGGAWASPORT, Jakarta – Turnamen sepakbola Piala AFF U-23 2025 resmi bergulir hari ini, Selasa (15/7/2025), dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Brunei Darussalam dalam laga pembuka Grup A yang dijadwalkan pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Edisi kelima kompetisi sepakbola tingkat Asia Tenggara ini diikuti 10 negara: Indonesia, Kamboja, Brunei, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste. Dua negara yang biasa berpartisipasi, Singapura dan Australia, tidak ikut serta pada edisi kali ini.

Sistem pembagian grup menempatkan Indonesia di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Grup B terdiri dari Vietnam, Kamboja, dan Laos, sementara Grup C diisi Thailand, Myanmar, dan Timor Leste.

Rangkaian pertandingan Grup A akan membuka seluruh turnamen hari ini. Laga pembuka Malaysia versus Filipina dimulai pukul 17.00 WIB, disusul pertandingan Indonesia melawan Brunei Darussalam tiga jam kemudian.

Tim Garuda Muda kini berada di bawah asuhan Gerald Vanenburg, mantan pemain legendaris Belanda yang pernah membela PSV Eindhoven. Pelatih berusia 61 tahun ini sebelumnya menangani akademi Ajax dan pernah bekerja sama dengan Erik ten Hag.

Skuad Indonesia terdiri dari 23 pemain, termasuk Jens Raven, Brandon Scheunemann, serta andalan seperti Dony Tri Pamungkas dan Hokky Caraka.

Menghadapi Brunei Darussalam, Indonesia memiliki catatan statistik yang menggembirakan. Dalam empat pertemuan terakhir sejak 2015, tim Indonesia selalu meraih kemenangan. Hasil paling mencolok terjadi pada pertemuan terakhir dengan kemenangan telak 8-0.

Seluruh pertandingan Piala AFF U-23 2025 dapat disaksikan melalui siaran langsung di Indosiar, SCTV, Moji, dan platform digital Vidio.

Jadwal Hari Ini:

  • 17.00 WIB: Malaysia vs Filipina
  • 20.00 WIB: Indonesia vs Brunei Darussalam

Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan

Link Streaming : 

 

Marquez Raih Kemenangan Ke-7, Viral dengan Aksi “Aura Farming” di MotoGP Jerman

PUNGGAWASPORT, Sachsenring – Marc Marquez mencatatkan kemenangan yang mengesankan di MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring pada hari Minggu. Rider Ducati yang dijuluki “The Baby Alien” ini tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mencuri perhatian dengan aksi viral di garis finis.

Marquez menunjukkan performa luar biasa sejak lampu start menyala. Rider asal Spanyol ini langsung membangun keunggulan dan berhasil meninggalkan pebalap lain di belakang. Sepanjang balapan, tidak ada yang mampu menyamai kecepatan dan konsistensi Marquez di trek Sachsenring yang menantang.

Sementara pesaing-pesaing utamanya seperti Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta harus mengalami kecelakaan yang menggagalkan peluang mereka, Marquez tetap mempertahankan fokus dan performa stabil di lintasan.

Kemenangan Marquez semakin manis dengan margin yang cukup besar dari para pesaingnya. Alex Marquez berhasil meraih posisi kedua, sementara Francesco Bagnaia melengkapi podium di posisi ketiga. Selisih waktu yang cukup jauh memungkinkan Marquez untuk merayakan kemenangan dengan gaya yang unik.

Momen paling menarik terjadi ketika Marquez melintasi garis finis. Dengan keunggulan waktu yang aman, ia melakukan aksi stand di atas motornya sambil meniru gerakan “aura farming” yang sedang viral. Aksi ini terinspirasi dari seorang bocah asal Riau yang menjadi viral karena gerakan tariannya di atas perahu Pacu Jalur.

Marquez berhasil mengadaptasi gerakan tersebut dengan apik di atas Desmosedici-nya, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi para penggemar MotoGP.

Kemenangan di Jerman ini merupakan yang ketujuh bagi Marquez di musim MotoGP 2025. Pencapaian ini semakin memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara kejuaraan dunia, membuatnya selangkah lebih dekat menuju gelar juara dunia.

Dengan performa yang konsisten dan kemampuan adaptasi yang luar biasa, Marc Marquez terus membuktikan dirinya sebagai salah satu rider terbaik di ajang MotoGP saat ini.

Chelsea Raih Gelar Juara Piala Dunia Antarklub 2025 dengan Kemenangan Telak 3-0 atas PSG

The Blues tampil dominan di babak pertama untuk meraih trofi perdana mereka

PUNGGAWASPORT, NEW YORK – Chelsea berhasil meraih gelar Juara Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menundukkan Paris Saint-Germain dengan skor meyakinkan 3-0 dalam pertandingan final yang berlangsung di Stadion MetLife, Senin (14/7) dini hari WIB.

Kemenangan The Blues ditentukan pada babak pertama melalui performa gemilang Cole Palmer yang mencetak dua gol pada menit ke-22 dan 30. Joao Pedro melengkapi keunggulan 3-0 dengan golnya di menit ke-43, memberikan posisi nyaman bagi Chelsea menjelang babak kedua.

PSG berusaha membalas pada 45 menit kedua dengan menunjukkan permainan yang lebih agresif. Ousmane Dembele hampir memecah kebuntuan pada menit ke-52, namun tendangannya dari depan kotak penalti berhasil dipatahkan kiper Robert Sanchez.

Upaya lain datang dari Desire Doue yang melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-55, tetapi bola melebar ke sisi kanan gawang Chelsea.

Gianluigi Donnarumma menunjukkan kualitasnya dengan penyelamatan gemilang pada menit ke-68, menepis tembakan kaki kanan Liam Delap dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang PSG.

Meski menguasai permainan di babak kedua, PSG terlihat kesulitan menciptakan peluang berbahaya akibat minimnya kreativitas dalam menyerang dan kesulitan menembus pertahanan lawan.

Di sisi lain, pergantian pemain membuat Chelsea kehilangan ketajaman dalam melakukan serangan balik cepat yang menjadi senjata utama mereka.

Peluang emas PSG hampir tercipta pada menit ke-80 ketika Lucas Beraldo melakukan blunder saat berduel dengan Liam Delap. Beraldo gagal menjaga striker Inggris tersebut dengan baik, memungkinkan Delap menguasai bola dan masuk ke kotak penalti. Namun, tembakan mendatar Delap masih bisa digagalkan Donnarumma.

Pemain pengganti Bradley Barcola mencoba memberikan ancaman dari sisi kiri, tetapi tembakannya masih bisa ditangkap Sanchez dengan baik.

Situasi semakin rumit bagi Les Parisiens ketika mereka harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Joao Neves diusir pada menit ke-85. Awalnya wasit Alireza Faghani memberikan kartu kuning, namun setelah melihat tayangan VAR yang menunjukkan Neves menjambak rambut Cucurella, keputusan diubah menjadi kartu merah.

Kondisi ini menjadi antiklimaks bagi PSG yang sebelumnya tampil superior dalam perjalanan menuju final dengan menyingkirkan tim-tim besar seperti Real Madrid dan Bayern Munich.

Tanpa ada tambahan gol hingga peluit panjang, Chelsea memastikan kemenangan 3-0 dan meraih gelar Piala Dunia Antarklub 2025 pertama dalam sejarah klub.

Marquez Kalahkan Bezzecchi di Lap Terakhir, Raih Kemenangan Kesepuluh Sprint MotoGP Jerman

PUNGGAWASPORT, SACHSENRING, Jerman – Marc Marquez sekali lagi membuktikan kelasnya sebagai master comeback dengan meraih kemenangan dramatis di Sprint MotoGP Jerman, Sabtu kemarin. Pembalap Ducati bernomor 93 itu berhasil menyalip Marco Bezzecchi di lap terakhir setelah pertarungan sengit yang berlangsung hingga tikungan akhir.

Dalam kondisi trek yang berubah-ubah – kondisi favoritnya – Marquez memulai balapan dari pole position dengan status sebagai favorit juara. Namun drama segera terjadi ketika lampu start padam.

Meski melesat dengan sempurna saat lampu padam, Marquez mengalami masalah besar di tikungan pertama. Ia tak mampu menghentikan motornya dan melaju jauh, menghindari gravel namun kehilangan lima posisi sekaligus. Dalam sekejap, Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, dan Fabio Quartararo berada di depannya.

Sementara itu, Johann Zarco yang start dari posisi kedua malah menghilang dari peta setelah salah memilih ban hujan medium. Dengan ban belakang yang lunak, Marquez hampir kehilangan peluang untuk mengejar Bezzecchi yang memimpin balapan hingga lap terakhir.

Perjalanan comeback #93 dimulai dengan pertarungan melawan Fabio Di Giannantonio yang membuatnya kesulitan. Namun Marquez mendapat berkah ketika Morbidelli mengalami kecelakaan di tikungan kedelapan saat berada di posisi kedua, dengan pembalap Italia itu akhirnya dibawa ke ruang perawatan.

Pada paruh kedua balapan, Pedro Acosta sempat menyusul Marquez, namun pembalap KTM itu malah keluar trek dan mundur beberapa posisi. Hal ini memberi ruang bagi Marquez untuk fokus mengejar Quartararo dan Bezzecchi di depan.

Dengan kecepatan tinggi yang mengagumkan, Marquez berhasil menyalip pembalap Prancis itu di lap kesepuluh. Setelah menekan sekuat tenaga, ia akhirnya berhasil melewati Quartararo di lap terakhir.

Klimaks terjadi setelah Marquez melewati garis finis untuk terakhir kalinya. Ia mengerem keras untuk mensejajarkan diri dengan Aprilia milik Bezzecchi, menyalipnya di tikungan namun kesulitan menutup celah. Bezzecchi pun menyalip balik dengan cepat.

Namun Marquez tidak menyerah. Ia bertahan di sisi luar tikungan dan akhirnya berhasil melewati Bezzecchi untuk meraih kemenangan kesepuluh dari 11 balapan Sprint yang telah berlangsung musim ini.

Dengan kemenangan ini, Marquez kini mengumpulkan 319 poin di klasemen Kejuaraan Dunia, unggul 78 poin dari Alex Marquez dan 138 poin dari rekan setimnya, Pecco Bagnaia, di paruh musim.

Untuk pertama kalinya setelah kemenangan Marc di hari Sabtu, Alex Marquez tidak berada di posisi kedua karena hanya finis kedelapan akibat cedera tangan. Bezzecchi yang meraih podium ketiga secara beruntun menempati posisi kedua, sementara Quartararo melengkapi podium.

Di Giannantonio finis keempat di depan Jack Miller dan Brad Binder. Zarco yang tidak dapat menggunakan ban medium hingga akhir finis ketujuh, di depan Alex dan Pedro Acosta yang pada akhirnya mampu naik beberapa posisi dan melewati Fermin Aldeguer yang finis kesepuluh.

Pecundang besar dalam balapan ini, sekali lagi, adalah Bagnaia yang hanya mampu finis di urutan ke-12, tampak sangat kabur dan tidak mampu membalas serangan para pembalap lainnya.


Hasil Sprint MotoGP Jerman:

  1. Marc Marquez (Ducati)
  2. Marco Bezzecchi (Aprilia)
  3. Fabio Quartararo (Yamaha)
  4. Fabio Di Giannantonio
  5. Jack Miller
  6. Brad Binder
  7. Johann Zarco
  8. Alex Marquez
  9. Pedro Acosta (KTM)
  10. Fermin Aldeguer

Pembalap Pertamina Pecahkan Rekor Sachsenring, Kalahkan Duo Marquez di Hari Pertama GP Jerman

PUNGGAWASPORT, SACHSENRING – Fabio Di Giannantonio memberikan kejutan besar di hari pembuka MotoGP GP Jerman dengan menjadi yang tercepat pada sesi latihan di Sirkuit Sachsenring, Jumat (11/7). Pembalap Pertamina Enduro VR46 itu tidak hanya mengalahkan Marc Marquez, tetapi juga memecahkan rekor all-time lap di sirkuit legendaris ini.

Setelah tampil biasa-biasa saja dengan finis di posisi keenam pada sesi latihan bebas pertama, “Diggia” menemukan ritme sempurnanya ketika sesi latihan dimulai. Dengan catatan waktu 1 menit 19,071 detik, pembalap Italia itu berhasil memecahkan rekor putaran tercepat sepanjang masa di Sachsenring yang sebelumnya dipegang Jorge Martin dengan waktu 1 menit 19,423 detik pada 2024.

Prestasi gemilang Di Giannantonio ini membuat Marc Marquez, yang sebelumnya memimpin klasemen sementara setelah menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas pertama, harus puas berada di posisi ketiga dengan selisih 0,390 detik. Lebih mengejutkan lagi, Marquez bahkan dikalahkan oleh adiknya sendiri, Alex Marquez dari Gresini, yang mengamankan posisi kedua hanya dengan selisih 0,053 detik dari sang kakak.

Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha menempati posisi keempat, disusul Pedro Acosta dari Red Bull KTM di posisi kelima. Sementara itu, juara dunia dua tahun berturut-turut Francesco Bagnaia mengalami kesulitan besar di hari pertama. Pembalap Ducati itu konsisten berada di posisi sembilan pada kedua sesi latihan, padahal ia merupakan pemenang di sirkuit ini pada tahun lalu.

Aksi MotoGP GP Jerman akan berlanjut pada Sabtu dengan sesi latihan bebas 2 (15.10-15.40 WIB), kualifikasi pertama (15.50-16.05 WIB), dan kualifikasi kedua (16.15-16.30 WIB). Para pembalap kemudian akan bertarung dalam sprint race sepanjang 15 lap pada pukul 20.00 WIB di hari yang sama.

Hasil Lengkap Sesi Latihan MotoGP Sachsenring 2025:

  1. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) 01:19.071
  2. Alex Marquez (Gresini) +0.337
  3. Marc Marquez (Ducati) +0.390
  4. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) +0.453
  5. Pedro Acosta (Red Bull KTM) +0.489
  6. Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46) +0.521
  7. Marco Bezzecchi (Aprilia) +0.524
  8. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha) +0.566
  9. Francesco Bagnaia (Ducati) +0.627
  10. Brad Binder (Red Bull KTM) +0.662
  11. Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) +0.709
  12. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) +0.893
  13. Ai Ogura (Trackhouse) +0.933
  14. Raul Fernandez (Trackhouse) +0.934
  15. Joan Mir (Honda HRC Castrol) +1.028
  16. Fermin Aldeguer (Gresini) +1.120
  17. Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha) +1.131
  18. Luca Marini (Honda HRC Castrol) +1.238
  19. Alex Rins (Monster Energy Yamaha) +1.597
  20. Lorenzo Savadori (Aprilia) +1.651

Al Hilal Resmi Rekrut Bek Sayap AC Milan Theo Hernandez

PUNGGAWASPORT, RIYADH – Raksasa Liga Arab Saudi, Al Hilal, secara resmi mengumumkan kedatangan bek sayap internasional Prancis, Theo Hernandez, dari AC Milan pada jendela transfer musim panas ini.

Dalam pengumuman yang dimuat di situs resmi klub pada Jumat kemarin, Al Hilal menandatangani kontrak tiga tahun dengan Hernandez yang akan berlaku hingga Juni 2028.

Berdasarkan sejumlah laporan media, Al Hilal mengeluarkan dana sebesar 20 juta euro (sekitar Rp382 miliar) untuk mengamankan jasa pemain berusia 27 tahun tersebut dalam skema transfer permanen dari klub Serie A Italia itu.

Sumber-sumber yang sama juga menyebutkan bahwa Hernandez akan meraih penghasilan fantastis sebesar 20 juta euro per musim, yang tentunya jauh lebih besar dibandingkan gajinya selama berseragam AC Milan.

Dalam keterangan pers, Hernandez mengungkapkan alasan di balik keputusannya bergabung dengan Al Hilal. Menurut mantan pemain Real Madrid ini, Liga Arab Saudi tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan dipenuhi oleh pemain-pemain berkualitas tinggi.

“Sepak bola Saudi memang sedang naik level. Banyak pemain hebat di sini. Saya yakin ini adalah awal babak baru dalam karier saya, dan saya sangat senang berada di tempat ini,” terang Hernandez.

Pemain yang pernah memperkuat timnas Prancis ini juga memuji kualitas Al Hilal sebagai salah satu klub terbesar di Arab Saudi. Dia meyakini timnya yang baru mampu bersaing dengan klub-klub Eropa papan atas.

“Saya sudah mengamati tim ini. Mereka klub besar, begitu juga dengan Liga Saudi secara keseluruhan. Kita sudah menyaksikan penampilan mereka di Piala Dunia Antarklub, dan mereka pasti bisa beradu dengan banyak tim Eropa,” jelasnya.

Hernandez menutup pernyataannya dengan menegaskan ambisi besarnya bersama Al Hilal untuk meraih berbagai gelar juara.

“Saya memiliki banyak ambisi bersama Al Hilal. Ini babak baru dalam hidup saya. Kami punya tim yang sangat solid, dan saya ingin menang. Kami akan berjuang untuk memenangkan semua kompetisi yang kami ikuti,” pungkas bek kiri yang dikenal dengan kecepatan dan crossing akuratnya tersebut.

Marquez Bidik Rekor Baru di MotoGP Jerman 2025

PUNGGAWASPORT, SACHSENRING – Marc Marquez bersiap mengukir sejarah baru di MotoGP Jerman 2025 yang akan berlangsung di Sirkuit Sachsenring akhir pekan ini. Pembalap Ducati asal Cervera, Spanyol, itu memiliki kesempatan emas untuk melampaui rekor legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Marquez datang ke Jerman dengan kondisi yang sangat menjanjikan. Eks pembalap Honda ini tengah berada dalam performa puncak setelah merangkai tiga kemenangan beruntun di MotoGP Aragon, Italia, dan Belanda. Tren positif tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai kandidat utama juara di trek yang dijulukinya sebagai “rumah kedua.”

Gelar “Raja Sachsenring” yang disandang Marquez bukanlah sebutan kosong. Sepanjang kariernya di MotoGP, pembalap berusia 32 tahun ini telah delapan kali meraih kemenangan di sirkuit yang terletak di timur Jerman tersebut – tepatnya pada musim 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2021.

Pencapaian delapan kemenangan Marquez di Sachsenring kini menyamai rekor yang dimiliki legenda MotoGP, Giacomo Agostini. Pembalap Italia tersebut menorehkan prestasi serupa di kelas 500cc pada era 1960-an hingga 1970-an.

 

Jika berhasil meraih kemenangan kesembilan di MotoGP Jerman 2025, Marquez akan secara resmi menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut, sekaligus memecahkan rekor yang telah bertahan selama lebih dari empat dekade.

Menjelang balapan, Marquez tampak sangat optimis dengan peluangnya. Pembalap yang kini berseragam Ducati ini mengaku akan memanfaatkan sepenuhnya karakteristik sirkuit yang sangat cocok dengan gaya balap agresifnya.

“Di Sachsenring, ceritanya sedikit berbeda: trek ini cocok dengan gaya balap saya dan inilah poin yang harus saya manfaatkan sepenuhnya,” tegas Marquez dengan penuh keyakinan.

Meski Marquez menjadi favorit utama, persaingan di MotoGP Jerman tidak akan mudah. Beberapa pembalap aktif lainnya juga memiliki pengalaman memenangkan balapan di Sachsenring, antara lain Fabio Quartararo, Jorge Martin, dan Francesco Bagnaia.

Dengan performa terkini yang impresif dan rekam jejak gemilang di Sachsenring, Marquez berada dalam posisi ideal untuk menulis babak baru dalam sejarah MotoGP Jerman. Apakah sang maestro balap akan berhasil melampaui rekor Agostini? Jawabannya akan terungkap di lintasan Sachsenring akhir pekan ini.

Exit mobile version