Tak hanya itu, skema dana pensiun atlet juga sedang dikaji lebih lanjut. Langkah ini menjadi jawaban atas keresahan lama soal nasib atlet setelah masa keemasan kariernya berakhir.
Isu inklusivitas turut mendapat perhatian khusus dalam diskusi di Hambalang. Pemerintah berkomitmen mengembangkan olahraga disabilitas melalui program sertifikasi kepelatihan, sehingga penyandang disabilitas memiliki ruang lebih luas untuk berkontribusi dalam dunia kepelatihan nasional.
Langkah ini sejalan dengan upaya membangun ekosistem olahraga yang merangkul semua kalangan, tanpa terkecuali. Sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas diharapkan membuka peluang karier baru sekaligus memperkuat regenerasi pelatih di berbagai cabang olahraga.
Untuk jangka panjang, pemerintah juga mempercepat pembangunan pusat pembinaan olahraga nasional dan Akademi Olahraga. Fasilitas ini dirancang untuk menjaring talenta muda sejak usia dini secara lebih terstruktur, bukan lagi mengandalkan pencarian bakat yang sporadis.
Melalui akademi tersebut, pembinaan generasi emas Indonesia diharapkan berjalan lebih sistematis. Anak-anak berpotensi bisa diidentifikasi lebih awal, lalu dibina secara berkesinambungan hingga siap berlaga di level kompetitif.


Tinggalkan Balasan