BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Cristiano Ronaldo dan kolega bersiap menorehkan catatan awal yang meyakinkan di Piala Dunia 2026. Portugal, salah satu kandidat kuat juara dunia, akan menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam laga perdana Grup K yang digelar di Houston Stadium, Rabu (17/6/2026) malam, mulai pukul 23.00 WIB, dengan siaran langsung di TVRI Nasional.

Laga ini bukan sekadar rutinitas babak penyisihan. Ada narasi besar yang melatarinya—ambisi Portugal meraih trofi dunia pertama sekaligus mempersembahkan gelar untuk Ronaldo di Piala Dunia yang kemungkinan besar menjadi petualangan terakhirnya. Sementara RD Kongo hadir dengan modal minim namun membawa semangat pembuktian setelah absen lebih dari lima dekade dari panggung terbesar sepak bola dunia.

Konteks turnamen menambah bumbu tersendiri. Beberapa hari sebelumnya, Tanjung Hijau—sesama wakil Afrika—berhasil menahan imbang Spanyol, tim sekubu Portugal di Semenanjung Iberia. Hasil itu menjadi pengingat bahwa tim-tim Afrika di Piala Dunia 2026 tidak bisa dianggap remeh begitu saja.

Namun Portugal bukan Spanyol. Selecao das Quinas datang dalam kondisi yang lebih meyakinkan, dengan rekam jejak yang berbicara keras: hanya sekali kalah dari 13 pertandingan terakhir. Angka itu mencerminkan konsistensi tinggi dan kesiapan yang sulit dibantah.

Skuad asuhan Roberto Martinez memang dipenuhi talenta berlapis. Dari lini depan hingga belakang, kompetisi internal yang ketat membuat kedalaman pasukan Portugal terjaga dengan baik. Siapa pun yang diturunkan Martinez—dan ia masih merahasiakan susunan pemain hingga satu jam sebelum peluit awal—kualitasnya tidak jauh berbeda.

Motivasi Portugal pun bukan sekadar ambisi kolektif. Para pemain disebut-sebut menyimpan dorongan emosional yang kuat: keinginan mempersembahkan gelar untuk Ronaldo, sekaligus mengenang Diogo Jota yang telah tiada. Dua lapisan motivasi itu bisa menjadi bahan bakar ekstra di saat-saat krusial.

Di sisi lain, RD Kongo datang ke Houston dengan persiapan yang jauh dari meyakinkan. Dua uji coba terakhir tim berjulukan Leopards atau Si Macan Tutul itu berlalu tanpa satu pun kemenangan. Pelatih Sebastien Desabre tampak kesulitan menemukan formula terbaik timnya sebelum turnamen dimulai.

Lebih jauh, dukungan suporter RD Kongo turut terdampak. Sejumlah pendukung tidak bisa menyeberang ke Amerika Utara akibat wabah virus Ebola yang masih berlangsung di dalam negeri. Ini bukan kabar kecil—atmosfer di tribun bisa berpengaruh pada mentalitas pemain di lapangan.

RD Kongo kembali ke Piala Dunia setelah terakhir kali tampil pada 1974 atas nama Zaire—dengan catatan menyakitkan: tiga kekalahan, 14 gol kebobolan, dan nihil gol tercipta. Tiket ke putaran final kali ini diraih melalui kemenangan tipis atas Jamaika di play-off antarkonfederasi pada Maret lalu. Perjuangan panjang untuk bisa hadir, namun modal menghadapi Portugal terasa sangat terbatas.

Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama di laga ini. CR7 hadir sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda. Dan fakta menarik yang perlu diwaspadai oleh Leopards: tiga dari empat gol Ronaldo di Piala Dunia tercipta ke gawang tim-tim Afrika.

Dari kubu RD Kongo, Cedric Bakambu bisa menjadi kejutan bila mampu meneruskan performa apiknya di fase kualifikasi, di mana ia menyumbang empat gol. Namun perlu dicatat, seluruh gol Bakambu lahir di babak pertama—sebuah pola yang wajib diantisipasi lini belakang Portugal sejak menit awal.

Kapten sekaligus pemain paling berpengalaman RD Kongo, Chancel Mbemba, akan memikul beban besar dalam menggalang pertahanan. Bek yang musim lalu bermain cukup solid bersama Lille itu harus memastikan konsentrasi rekan-rekannya terjaga penuh hingga akhir laga, mengingat empat gol kebobolan Si Macan Tutul dalam rekam jejak terakhirnya hadir setelah menit ke-50.

Desabre kemungkinan besar akan memarkir timnya dalam blok pertahanan dalam—lima bek di lini belakang dengan strategi bertahan rapat dan mengincar serangan balik. Ini adalah pendekatan pragmatis yang masuk akal menghadapi tim sekelas Portugal.

Martinez pun sadar betul dengan skenario itu. Eks pelatih Belgia itu diprediksi menekankan kesabaran dalam membangun serangan, sembari memastikan timnya tidak lengah terhadap kemungkinan serangan balik cepat. Portugal menghasilkan rata-rata lebih dari 2,5 gol di sembilan dari 13 pertandingan terakhir—daya serang tinggi yang akan menjadi senjata utama membongkar tembok pertahanan Kongo.

Satu catatan historis yang mungkin sedikit mengganjal Portugal: Selecao das Quinas hanya sekali menang di empat laga pembuka fase grup Piala Dunia terakhir mereka. Kemenangan tunggal itu pun lahir dengan susah payah, 3-2 atas Ghana di Qatar 2022. Rekam jejak ini menjadi pengingat bahwa start di Piala Dunia bukan hal yang mudah, bahkan bagi tim sekuat Portugal.

Namun kondisi aktual saat ini jauh lebih menjanjikan. Portugal tampil dalam sentuhan terbaik menjelang turnamen, sementara RD Kongo masih mencari ritme permainan yang pas. Jurang kualitas antara kedua tim terasa nyata dan sulit untuk diabaikan.

Houston Stadium akan menjadi saksi apakah Portugal mampu memanfaatkan semua keunggulan itu menjadi tiga poin. Bagi RD Kongo, bahkan hasil imbang seperti yang ditorehkan Tanjung Hijau atas Spanyol sudah akan terasa seperti sebuah prestasi besar.

Perkiraan Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1): 1-Diogo Costa; 5-Dalot, 14-Inacio, 3-Ruben Dias, 2-Semedo; 23-Vitinha, 15-Joao Neves; 16-Trincao, 8-B. Fernandes, 18-Neto; 7-Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez.

RD Kongo (5-3-2): 1-Mpasi; 24-Kalulu, 26-Masuaku, 22-Mbemba, 3-Kapuadi, 4-Tuanzebe; 6-Mukau, 8-Moutoussamy, 25-Kayembe; 17-Bakumbu, 20-Wissa.
Pelatih: Sebastien Desabre. 

FAQ

Kapan dan di mana Portugal vs RD Kongo Piala Dunia 2026 digelar?

Pertandingan Portugal melawan Republik Demokratik Kongo digelar di Houston Stadium pada Rabu, 17 Juni 2026, mulai pukul 23.00 WIB, dan disiarkan langsung di TVRI Nasional.

Mengapa laga Portugal vs RD Kongo menjadi sorotan di Piala Dunia 2026?

Selain karena Portugal merupakan salah satu favorit juara, laga ini menarik lantaran menjadi momen bersejarah bagi RD Kongo yang baru kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak 1974, serta menjadi panggung Cristiano Ronaldo—satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia.

Apa kelemahan RD Kongo yang bisa dieksploitasi Portugal?

RD Kongo masuk turnamen tanpa kemenangan di dua uji coba terakhir, minim dukungan suporter akibat wabah Ebola, dan secara historis memiliki catatan buruk di Piala Dunia. Lini serang Portugal yang produktif dengan rata-rata lebih dari 2,5 gol per laga diprediksi cukup untuk membongkar pertahanan Si Macan Tutul.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026