Di luar arena perlombaan, Kemala Run 2026 turut menghidupkan denyut ekonomi masyarakat sekitar. Sekitar 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilibatkan langsung sebagai bagian dari ekosistem acara. Setiap peserta memperoleh voucher senilai Rp25.000 yang dapat ditukarkan dengan makanan dan minuman di gerai-gerai UMKM yang berjajar di lokasi.
Jika dikalkulasikan, perputaran uang dari voucher tersebut saja berpotensi menembus angka ratusan juta rupiah—belum termasuk transaksi tambahan yang terjadi secara organik di lokasi acara.
Dampak ekonomi Kemala Run 2026 diperkirakan jauh melampaui arena lomba itu sendiri. Kehadiran ribuan peserta di Bali mendorong tingkat hunian hotel, menggairahkan sektor kuliner, dan menggerakkan roda transportasi lokal. Sambodo memperkirakan, bila setiap peserta membelanjakan antara Rp5 juta hingga Rp10 juta selama berada di Bali, nilai total perputaran ekonominya menjadi sangat signifikan bagi daerah.
Panitia berharap Kemala Run bukan sekadar agenda tahunan yang datang dan pergi, melainkan menjadi tonggak yang secara konsisten memperkuat posisi Bali sebagai pusat sport tourism unggulan di Asia Tenggara.


Tinggalkan Balasan