JAKARTA, PUNGGAWASPORT – Tiga tim Indonesia—RRQ Kazu, Bigetron by Virality, dan ONIC—berhasil mengunci posisi mereka di 12 besar klasemen babak Knockout Free Fire World Series (FFWS) SEA 2025 Spring setelah dua pekan laga berlangsung sengit. Posisi ini bukan sekadar prestise, ini adalah tiket menuju pertarungan yang jauh lebih menentukan.
RRQ Kazu menjadi sorotan utama. Tim yang sempat diragukan ini bangkit luar biasa di pekan kedua setelah manajemen mengambil keputusan berani: menurunkan 18DEER sebagai pemain baru. Hasilnya langsung terasa. Mereka membukukan 228 poin di pekan kedua—raihan tertinggi dari seluruh peserta yang bertanding.
Secara akumulatif, RRQ Kazu kini menggenggam 359 poin dan bercokol di peringkat dua klasemen. Hanya Buriram United Esports yang masih berada di atas mereka. Jarak yang ada membuat persaingan semakin menarik menjelang pekan ketiga.
Bigetron by Virality tampil tak kalah impresif. Konsistensi menjadi kunci tim ini—di pekan pertama mereka mengemas 158 poin, kemudian meningkat menjadi 182 poin di pekan kedua. Total 340 poin dan lima Booyah menjadikan Bigetron sebagai tim Indonesia dengan Booyah terbanyak di turnamen ini.
ONIC pun tak ketinggalan. Dengan koleksi 111 poin di pekan kedua dan akumulasi 276 poin secara keseluruhan, mereka menempati peringkat sembilan klasemen. Capaian ini cukup untuk memberi mereka ruang bernapas di zona aman.
Sementara itu, EVOS Divine dan Shadow Esports harus puas berada di luar zona Top 12. EVOS mencatat peningkatan signifikan dengan 137 poin di pekan kedua—hampir dua kali lipat dari pekan pertama—namun total 201 poin masih menempatkan mereka di peringkat 16. Shadow Esports, tim debutan di turnamen ini, tampil cukup stabil dengan 105 poin di pekan kedua dan total 215 poin di peringkat 14.
Format kualifikasi FFWS SEA 2025 Spring dirancang menegangkan. Tim yang menghuni Top 12 klasemen berhak bertanding langsung sejak hari pertama pekan ketiga, yang dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Mei 2026. Setiap harinya, dua tim teratas klasemen harian langsung mendapat tiket ke babak Grand Finals.
Posisi yang ditinggalkan tim-tim yang lolos tidak akan dibiarkan kosong. Tim peringkat 13–14 dan 15–16 akan bergantian masuk mengisi slot tersebut, menjaga intensitas persaingan tetap membara hingga slot terakhir terisi.
Dengan skema ini, sebanyak enam tim berpeluang mengamankan tiket Grand Finals di pekan ketiga. Sisa 12 tim yang belum lolos akan kembali bertarung di babak eliminasi pekan keempat—format tiga hari penuh di mana enam tim teratas berhak melaju, sementara sisanya harus pulang.
Bagi RRQ Kazu, Bigetron, dan ONIC, perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai. Posisi di Top 12 memberi keuntungan start, tetapi tidak ada jaminan. Di arena esports sekelas FFWS SEA, setiap poin, setiap Booyah, dan setiap keputusan taktis bisa menjadi pembeda antara lolos dan tersingkir.
FAQ
Apa keuntungan tim yang masuk Top 12 klasemen FFWS SEA 2025 Spring? Tim yang masuk Top 12 mendapat hak untuk langsung bertanding sejak hari pertama pekan ketiga (8–10 Mei 2026), dengan peluang lolos ke Grand Finals jika finis di dua besar klasemen harian.
Mengapa performa RRQ Kazu meningkat drastis di pekan kedua? RRQ Kazu memasukkan pemain baru bernama 18DEER, yang terbukti efektif dan membawa tim meraih 228 poin—tertinggi di antara seluruh peserta pekan kedua.
Apa yang terjadi pada tim yang tidak lolos di pekan ketiga FFWS SEA 2025 Spring? Tim yang belum lolos di pekan ketiga akan mengikuti babak eliminasi di pekan keempat, di mana 12 tim bersaing selama tiga hari dan hanya enam tim teratas yang berhak maju ke Grand Finals.


Tinggalkan Balasan