Menurutnya, capaian ini tidak datang begitu saja. Para atlet telah menjalani proses persiapan yang panjang dan melelahkan, dengan pengorbanan waktu, tenaga, bahkan keterbatasan fasilitas yang tidak selalu ideal. Semangat juang itulah yang akhirnya berbuah manis di atas lapangan.
Muh. Rusli juga mengingatkan bahwa perjuangan belum usai. Masih ada tujuh nomor pertandingan cricket yang akan diikuti oleh atlet Sinjai dalam sisa pelaksanaan Porprov XVIII. Ia mengajak seluruh masyarakat Sinjai untuk terus memberikan dukungan dan doa agar para atlet bisa tampil maksimal dan menambah koleksi medali.
Dukungan publik, kata Rusli, bukan hal sepele. Bagi atlet yang bertanding jauh dari kampung halaman, mengetahui bahwa masyarakat berdiri di belakang mereka adalah bahan bakar yang tak ternilai harganya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sinjai, Iptu Rahman. Ia menyambut gembira keberhasilan tim cricket yang telah membuka keran emas bagi kontingen kebanggaan Kabupaten Sinjai.
Bagi Iptu Rahman, medali emas dari cricket bukan hanya milik para atlet dan ofisial yang terlibat langsung. Ini adalah milik seluruh masyarakat Sinjai, sebuah bukti nyata bahwa daerah yang terletak di pesisir timur Sulawesi Selatan itu mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di provinsi ini.


Tinggalkan Balasan