MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Panggung sepak bola terbesar di dunia resmi terbuka. Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara sekaligus — Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat — mulai 11 Juni hingga 19 Juli telah menetapkan daftar skuad final 26 pemain dari setiap negara peserta. Dari rekor penampilan pribadi hingga comeback mengejutkan, daftar ini menyimpan banyak cerita.
Meksiko menjadi sorotan pertama di Grup A. Kiper veteran Guillermo Ochoa mencatat sejarah dengan tampil di edisi keenam Piala Dunia — sebuah pencapaian langka yang tak banyak dimiliki penjaga gawang mana pun di dunia. Di sisi lain, Afrika Selatan kembali menginjakkan kaki di panggung dunia setelah 16 tahun absen, membawa semangat kebangkitan sepak bola benua Afrika.
Korea Selatan menghadirkan wajah baru yang menarik perhatian. Jens Castrop, pemain keturunan Jerman, menjadi orang pertama dengan latar belakang tersebut yang masuk dalam skuad Taeguk Warriors. Republik Ceko, melengkapi Grup A, mengandalkan duet kuat Tomas Soucek dan Patrik Schick sebagai penggerak utama permainan mereka.
Grup B menyajikan duel menarik antara tuan rumah Kanada dan trio negara lainnya. Alphonso Davies dan Jonathan David menjadi andalan Kanada di hadapan pendukung sendiri — beban sekaligus motivasi yang tak ringan. Bosnia & Herzegovina masih mempercayakan lini depan kepada Edin Dzeko, striker berpengalaman yang belum mau bicara pensiun.
Qatar membawa sembilan penyerang dalam skuad mereka, termasuk Akram Afif dan Almoez Ali, sebuah keputusan taktis yang memperlihatkan ambisi ofensif tim Teluk itu. Swiss, yang selalu tampil solid di turnamen besar, kembali dipimpin kapten Granit Xhaka dengan dukungan Breel Embolo di lini depan.
Salah satu kabar paling dinantikan datang dari Grup C. Brasil akhirnya kembali diperkuat Neymar setelah masa absen panjang akibat cedera. Kembalinya megabintang Paris Saint-Germain itu menjadi sinyal bahwa Selecao serius memburu gelar keenam mereka. Maroko juga memasukkan Nayef Aguerd meski bek itu baru pulih dari cedera panjang — taruhan berani dari pelatih mereka.
Haiti tampil untuk pertama kalinya dalam 52 tahun di Piala Dunia, sebuah momen bersejarah bagi sepak bola Karibia. Skotlandia melengkapi grup ini dengan menyertakan Ross Stewart, penyerang yang kembali setelah empat tahun tidak memperkuat timnas.
Amerika Serikat menjadi sorotan di Grup D sebagai tuan rumah bersama. Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Tyler Adams membentuk tulang punggung skuad yang ingin membuktikan diri di hadapan publik sendiri. Paraguay lebih banyak bergantung pada pemain yang berkarier di luar negeri, sementara Australia memasukkan Cristian Volpato yang baru saja menyelesaikan proses pergantian kewarganegaraan.
Turki di Grup D mengandalkan Hakan Calhanoglu, gelandang Inter Milan yang tengah dalam performa terbaik kariernya. Kehadiran pemain-pemain liga top Eropa dalam skuad Turki membuat mereka menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan.
Kejutan datang dari Grup E. Jerman memanggil kembali Manuel Neuer yang sebelumnya telah mengumumkan pensiun dari timnas — sebuah keputusan yang memperlihatkan betapa pentingnya sang kiper bagi Die Mannschaft. Curacao, salah satu negara debutan, dipimpin Leandro Bacuna dalam misi pertama mereka di turnamen akbar ini.
Pantai Gading membawa Ange-Yoan Bonny, striker muda berbakat yang menjadi harapan besar Les Éléphants. Ecuador tampil dengan pertahanan solid yang dibangun di atas bahu dua bek tangguh, Pacho dan Hincapie, yang keduanya sudah kenyang pengalaman di klub-klub Eropa papan atas.
Belanda membuka Grup F dengan kekuatan penuh. Memphis Depay dan Virgil van Dijk tetap menjadi pilar utama Oranje dalam mengejar trofi yang sudah lama absen dari lemari piala mereka. Jepang, yang kian disegani di level dunia, memasukkan Takehiro Tomiyasu sebagai bagian dari skuad yang makin matang secara kolektif.
Swedia harus menelan pil pahit dengan absennya Dejan Kulusevski akibat cedera — kehilangan besar di lini tengah mereka. Tunisia juga tampil tanpa kapten Ferjani Sassi, perubahan kepemimpinan yang menjadi ujian kedewasaan skuad Afrika Utara itu.
Grup G menghadirkan drama tersendiri. Belgia membawa Romelu Lukaku meski sang striker minim menit bermain di level klub — pertaruhan besar bagi pelatih dalam memutuskan apakah pengalaman lebih berharga dari performa terkini. Mesir tetap bertumpu pada Mohamed Salah, yang motivasi pribadinya untuk bersinar di Piala Dunia sudah lama diketahui publik.
Iran menyertakan Mehdi Taremi, penyerang yang membuktikan kelasnya di Inter Milan musim ini. Selandia Baru melengkapi grup dengan memasukkan Tommy Smith, bek kawakan yang pengalamannya diharapkan menjadi perekat lini pertahanan mereka.
Grup H menyimpan kejutan paling mengejutkan: Spanyol untuk pertama kalinya dalam sejarah tidak menyertakan satu pun pemain Real Madrid dalam skuad mereka. Fakta ini memperlihatkan pergeseran signifikan dalam lanskap sepak bola Spanyol saat ini. Cape Verde, Uruguay, dan Arab Saudi melengkapi grup, di mana Arab Saudi tampil dengan Saud Abdulhamid dan Salem Al Dawsari, sementara Uruguay menanggalkan nama besar Luis Suarez dari daftar mereka.
Grup I menjadi yang paling sarat bintang. Prancis tetap berpusat pada Kylian Mbappe yang ambisinya untuk meraih gelar dunia kedua tak perlu diragukan. Senegal membawa Sadio Mane, Norwegia menghadirkan duet maut Erling Haaland dan Martin Odegaard, sementara Irak dipimpin Aymen Hussein dalam petualangan mereka di antara raksasa-raksasa dunia.
Dengan skuad-skuad yang kini resmi ditetapkan, Piala Dunia 2026 siap menjadi edisi paling kompetitif dan penuh kejutan sepanjang sejarah turnamen ini. Pertarungan sesungguhnya baru saja dimulai.
FAQ
Kapan dan di mana Piala Dunia 2026 digelar?
Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Siapa saja pemain bintang yang menjadi sorotan di Piala Dunia 2026?
Beberapa nama paling dinantikan antara lain Kylian Mbappe (Prancis), Erling Haaland (Norwegia), Neymar (Brasil), Mohamed Salah (Mesir), dan Virgil van Dijk (Belanda).
Apa kejutan terbesar dalam daftar skuad Piala Dunia 2026?
Beberapa kejutan menonjol adalah kembalinya Manuel Neuer dari pensiun internasional bersama Jerman, kembalinya Neymar ke skuad Brasil, serta fakta bahwa Spanyol tidak menyertakan satu pun pemain Real Madrid untuk pertama kalinya.


Tinggalkan Balasan