BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Swedia akhirnya mendapat sedikit angin segar pada menit ke-59. Anthony Elanga, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan kecepatannya untuk menuntaskan umpan terobosan dan memperkecil ketinggalan menjadi 4-1. Namun lini belakang Belanda tampil disiplin sepanjang sisa laga, sehingga sejumlah ancaman lanjutan dari Isak dan Elanga tidak membuahkan hasil.

Gol penutup pesta Belanda hadir pada menit ke-89. Pemain pengganti Memphis Depay tampil sebagai kreator dengan memberikan umpan matang kepada Crysencio Summerville. Winger tersebut dengan tenang menuntaskan peluang itu menjadi gol kelima yang mengunci kemenangan telak 5-1 bagi De Oranje.

Salah satu faktor penentu kemenangan ini adalah dominasi penuh Belanda di lini tengah. Kembalinya Frenkie de Jong setelah sempat diragukan kebugarannya memberi keseimbangan dalam distribusi bola, sekaligus memperkuat pertahanan saat mematahkan serangan balik Swedia. Ryan Gravenberch dan Tijjani Reijnders pun tampil padu, membuat Belanda mampu mengatur tempo permainan hampir di sepanjang laga.

Performa impresif ini menjadi jawaban tegas atas kritik yang sempat menerpa Koeman setelah timnya kehilangan kemenangan dari Jepang akibat kelengahan di menit-menit akhir. Kali ini, Belanda tampil jauh lebih tajam dalam mengonversi peluang dan lebih solid saat bertahan. Di sisi lain, Swedia yang datang dengan modal kemenangan besar atas Tunisia harus mengakui keunggulan lawan setelah pertahanannya berulang kali ditembus kecepatan dan pergerakan lini depan Oranje.

Tiga poin tambahan ini membuat posisi Belanda sangat menguntungkan untuk melaju ke babak 32 besar. Mereka hanya membutuhkan hasil positif saat berhadapan dengan Tunisia di laga pamungkas Grup F. Swedia masih punya peluang untuk lolos, tetapi wajib bangkit ketika bertemu Jepang dalam laga penentuan yang diprediksi berlangsung ketat.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026