MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Enam kali berturut-turut lolos ke Piala Dunia — pencapaian itu saja sudah luar biasa bagi Australia. Namun Socceroos kini datang ke Amerika Utara dengan ambisi yang lebih besar: mengakhiri kutukan babak 16 besar yang telah dua kali membayangi perjalanan mereka di turnamen terbesar dunia ini.
Di bawah komando Tony Popovic, tim nasional Australia siap membuktikan bahwa generasi baru Socceroos bukan sekadar penggembira. Mereka ingin melangkah lebih jauh dari yang pernah dicapai pendahulu mereka — melampaui babak gugur pertama yang selalu menjadi batas akhir perjalanan Australia di Piala Dunia.
Popovic bukan nama asing bagi sepak bola Australia. Mantan bek tengah andal ini pernah menjadi bagian dari skuad bersejarah di Piala Dunia 2006 Jerman, saat Socceroos pertama kali merasakan manisnya lolos dari fase grup. Lebih dari 50 penampilan bersama timnas membuatnya paham betul karakter dan mental yang dibutuhkan untuk bersaing di panggung dunia.
Penunjukan Popovic sebagai pelatih kepala datang setelah kepergian Graham Arnold pada akhir 2024. Pria kelahiran Sydney ini langsung mengambil alih kemudi di tengah perjalanan kualifikasi yang tidak mudah, dan berhasil membawa kapal sampai ke pelabuhan tujuan.


Tinggalkan Balasan