BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Namun di babak 16 besar, penalti Francesco Totti pada menit ke-95 memupus impian Australia, kalah 0-1 dari Italia yang akhirnya menjadi juara dunia.

Kisah serupa terulang di Qatar 2022. Australia kembali menembus fase grup sebagai runner-up di bawah Prancis, dengan kemenangan atas Tunisia dan Denmark. Di babak 16 besar, mereka kembali bertemu dengan tim yang akhirnya mengangkat trofi: Argentina. Gol Messi dan Alvarez mengakhiri perjalanan Socceroos dengan skor 2-1.

Dua kekalahan babak 16 besar dari calon juara dunia — Italia dan Argentina. Ada ironi pahit di sana, sekaligus kebanggaan tersendiri bahwa Australia selalu tumbang oleh yang terbaik.

Tim Cahill adalah wajah paling ikonik dari sepak bola Australia di Piala Dunia. Lima gol dalam tiga edisi berturut-turut — 2006, 2010, dan 2014 — menjadikannya pencetak gol terbanyak Australia sepanjang masa di turnamen ini. Tendangan voli kerasnya ke gawang Belanda di Brasil 2014, setelah menerima umpan silang dari sisi kanan, masih dikenang sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah Piala Dunia.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026