PUNGGAWASPORT, BARCELONA – Skuad Barcelona tampil gemilang dengan membantai wakil Liga Inggris, Newcastle United, dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB. Laga berakhir dengan kemenangan telak 7-2 untuk tim tamu rumah, memastikan langkah Blaugrana ke babak perempat final dengan agregat 8-3.

Pertandingan yang berlangsung di kandang legendaris Barcelona ini menjadi momen spesial, menandai kembalinya suporter di Camp Nou untuk laga fase gugur Liga Champions sejak duel semifinal melawan Liverpool pada 2019.

Babak Pertama: Duel Sengit Berakhir 3-2

Jalannya pertandingan di 45 menit pertama berlangsung cukup ketat. Newcastle United justru tampil agresif sejak peluit awal, memberikan tekanan bertubi-tubi dan meraih beberapa peluang dari tendangan bebas dan sepak pojok dalam tiga menit pembuka.

Namun, Barcelona mampu merebut keunggulan lebih dulu pada menit keenam. Aksi individu Lamine Yamal yang melewati Malick Thiaw di tengah lapangan menjadi pembuka gol. Bola kemudian disalurkan kepada Fermin Lopez yang langsung memberikan umpan matang untuk Raphinha. Striker asal Brasil itu tak menyia-nyiakan peluang dengan melepaskan tendangan keras yang bersarang di pojok gawang Aaron Ramsdale.

Kegembiraan pendukung Barcelona sempat tertunda ketika The Magpies menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian. Lewis Hall berhasil merobek pertahanan sayap kiri dan menemukan Anthony Elanga yang bebas pengawalan di area tengah. Elanga pun mencetak gol cantik dengan tendangan cungkil yang mengelabui kiper Joan Garcia.

Marc Bernal mengembalikan keunggulan tim asuhan Hansi Flick pada menit ke-18 melalui sundulan jarak dekat, memanfaatkan bola hasil tandukan Gerard Martin dari situasi tendangan bebas.

Pertandingan kembali sengit ketika Elanga sekali lagi merobek jala gawang Barcelona pada menit ke-28. Kali ini pemain Swedia tersebut menyelesaikan umpan silang datar Harvey Barnes dengan sempurna, membuat skor kembali imbang 2-2.

Drama babak pertama belum usai. Pada masa injury time, wasit memberikan hadiah penalti untuk Barcelona setelah Kieran Trippier kedapatan menarik lengan Raphinha. Lamine Yamal maju sebagai algojo dan berhasil menaklukkan Ramsdale meski kiper Inggris itu menebak arah bola dengan tepat. Skor 3-2 untuk Barcelona bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Amukan Blaugrana

Jika babak pertama masih kompetitif, babak kedua menjadi milik mutlak Barcelona. Tim berjuluk Blaugrana itu mengamuk dengan mencetak empat gol tanpa balas dalam 45 menit terakhir.

Fermin Lopez membuka pesta gol babak kedua pada menit ke-51 dengan menuntaskan aksi build-up apik yang melibatkan operan satu sentuhan dari Raphinha. Skor 4-2 membuat Newcastle mulai kehilangan daya juang.

Hanya lima menit berselang, Robert Lewandowski menyambut umpan silang Raphinha dengan sundulan sempurna di tiang jauh, memperlebar jarak menjadi 5-2.

Lewandowski yang tengah on fire kembali mengguncang gawang Newcastle pada menit ke-61. Mantan penyerang Bayern Munich itu menyelesaikan umpan terobosan dari Yamal yang lolos dari kawalan Thiaw dengan tembakan keras datar. Agregat 6-2 praktis mengubur harapan Newcastle untuk comeback.

Tiga gol dalam rentang sepuluh menit membuat Newcastle benar-benar ambruk. Puncaknya datang pada menit ke-72 ketika Raphinha menutup pesta gol dengan memanfaatkan kesalahan umpan silang Jacob Ramsey. Tembakannya yang keras dan datar tak mampu dibendung Ramsdale, melengkapi skor akhir 7-2.

Catatan Statistik

Raphinha tampil sebagai bintang lapangan dengan kontribusi dua gol dan dua assist. Sementara itu, Lewandowski menyumbang brace, dan gol-gol lainnya dicetak oleh Marc Bernal, Lamine Yamal, serta Fermin Lopez.

Barcelona menunjukkan efisiensi luar biasa dengan mencetak tujuh gol dari 13 tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Kekalahan ini menjadi momen pahit bagi Newcastle United yang untuk pertama kalinya sejak 2012 harus kebobolan tujuh gol dalam satu pertandingan. Hasil leg pertama yang berakhir imbang 1-1 di Stadion St James’ Park tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kehancuran di Spanyol.

Dengan kemenangan agregat 8-3, Barcelona melaju ke babak perempat final Liga Champions dan semakin menunjukkan ambisi mereka merebut kembali trofi bergengsi Eropa.