Namun rencana itu berantakan pada menit ke-66. Nathan Ngoy melakukan pelanggaran fatal terhadap Mehdi Taremi yang berujung kartu merah langsung dari wasit, memaksa Belgia menjalani sisa pertandingan dengan sepuluh pemain.
Kondisi itu justru membalikkan keadaan. Iran yang sebelumnya lebih banyak bertahan kini berbalik menekan, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk beberapa kali mengancam gawang Courtois.
Taremi bahkan sempat memiliki peluang emas usai berhasil merebut bola dari blunder lini belakang Belgia. Sayangnya, tarikannya saat berhadapan langsung dengan kiper gagal membuahkan gol.
Di sisi lain gawang, Alireza Beiranvand tampil sebagai pahlawan tanpa nama bagi Iran. Kiper berusia matang itu melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menggagalkan upaya Belgia mencetak gol kemenangan.
Berdasarkan catatan statistik Fotmob, Beiranvand melakukan tujuh kali penyelamatan sepanjang laga. Jumlah itu menjadi bukti betapa solidnya pertahanan Iran malam itu, sekaligus penentu hasil imbang yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Tinggalkan Balasan