SINJAI, PUNGGAWASPORT – Empat ratus lebih atlet dan ofisial asal Kabupaten Sinjai bersiap mengangkat nama daerahnya di pentas olahraga terbesar Sulawesi Selatan. Senin pagi, 2 November 2026, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Sinjai untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan ke-XVIII Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo, 7 hingga 14 November 2026.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sinjai A. Mahyanto Mazda, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa, para kepala perangkat daerah, serta Ketua KONI Sinjai beserta jajaran pengurus.
Ketua Kontingen Kabupaten Sinjai, Andi Ilham Abu Bakar, dalam laporannya mengungkapkan bahwa Sinjai memberangkatkan total 504 personel. Rinciannya, 353 atlet terdiri dari 205 atlet putra dan 148 atlet putri, ditambah 36 pelatih, 9 mekanik, 27 manajer dan ofisial pendamping cabang olahraga, serta 78 panitia kontingen.
Kontingen Sinjai akan turun di 27 dari 48 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVIII Sulsel. Angka itu mencerminkan keragaman potensi olahraga yang dimiliki daerah berpenduduk sekitar 240 ribu jiwa ini. Pemerintah Kabupaten Sinjai pun tak main-main dalam menyiapkan kontingen, dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk mendukung seluruh kebutuhan tim.
Bupati Hj. Ratnawati menegaskan bahwa momen pelepasan ini bukan sekadar seremonial belaka. Baginya, ini adalah titik tolak sebuah tanggung jawab besar yang diemban para atlet untuk membawa nama baik Sinjai ke hadapan publik olahraga Sulawesi Selatan.
Ia menyebut setiap tetes keringat yang sudah dicurahkan para atlet selama menjalani pemusatan latihan adalah bukti nyata kecintaan terhadap daerah. Pengorbanan itu, kata dia, harus dibalas dengan penampilan terbaik di arena pertandingan.
Ratnawati juga menyinggung soal target kontingen. Ia mengajak seluruh atlet menjadikan posisi tiga besar perolehan medali sebagai motivasi, bukan sebagai beban. Menurutnya, target itu adalah pengingat bahwa Sinjai adalah daerah yang mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan.
Pesan sportivitas tak luput disampaikan sang bupati. Ia meminta para atlet bertanding dengan tekad penuh namun tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sikap yang baik, tidak gentar menghadapi lawan, namun juga tidak terlena ketika berada di posisi unggul. Menjaga nama baik Sinjai, baginya, sama pentingnya dengan meraih medali.
Tak hanya kepada kontingen, Ratnawati juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai untuk memberikan doa dan dukungan kepada para atlet. Ia meyakini bahwa semangat dari kampung halaman akan menjadi energi tambahan bagi para pejuang daerah di lintasan, lapangan, dan arena pertandingan.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan atribut kontingen secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan atlet. Setelah itu, bendera kontingen diserahkan kepada Ketua Kontingen Andi Ilham Abu Bakar sebagai penanda resmi bahwa perjuangan Sinjai di Porprov XVIII Sulsel 2026 telah dimulai.
Porprov Sulawesi Selatan ke-XVIII merupakan ajang olahraga multievent terbesar di tingkat provinsi yang mempertemukan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ajang ini sekaligus menjadi barometer perkembangan olahraga daerah sekaligus wahana seleksi atlet berbakat yang berpotensi mewakili Sulsel di pentas nasional.
Bagi Kabupaten Sinjai, Porprov XVIII adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kerja keras selama empat tahun sejak Porprov terakhir tidak sia-sia. Dengan 504 personel yang disiapkan secara matang dan dukungan anggaran yang signifikan, optimisme untuk menembus tiga besar menjadi harapan yang realistis untuk diwujudkan.


Tinggalkan Balasan