Menghadapi Kolombia, pelatih asal Prancis itu diperkirakan akan beralih ke skema empat bek, dengan kemungkinan memasukkan kembali Noah Sadiki ke susunan pemain utama. Perubahan ini bisa memberi RD Kongo lebih banyak opsi menyerang tanpa mengorbankan terlalu banyak keseimbangan di lini belakang.
Karakter permainan Kolombia yang fluid dan saling bergantian posisi sebenarnya berpotensi menyisakan celah di lini pertahanan mereka sendiri. Inilah ruang yang harus dieksploitasi maksimal oleh gelandang sayap kanan Yoane Wissa dan striker Cedric Bakambu jika RD Kongo ingin mengulang kejutan.
Pertarungan di Estadio Guadalajara nanti bukan hanya soal siapa yang lebih unggul secara materi pemain. Ini adalah pertemuan antara ambisi Kolombia untuk segera mengamankan tiket babak 32 besar dan tekad RD Kongo untuk membuktikan bahwa hasil imbang melawan Portugal bukanlah kebetulan.
Dengan wasit asal Italia, Maurizio Mariani, yang akan memimpin pertandingan, peluang kemenangan menurut prediksi sejumlah pengamat cenderung berimbang dengan keunggulan tipis di pihak Kolombia, sekitar 60-40. Namun di atas lapangan hijau, statistik dan prediksi sering kali hanya menjadi catatan pinggir belaka.


Tinggalkan Balasan