Lebih dari itu, penampilan Neuer malam itu adalah yang kelima kalinya ia tampil di putaran final Piala Dunia. Prestasi langka yang hanya pernah dicapai satu orang sebelumnya: penjaga gawang legendaris Meksiko, Antonio Carbajal, yang berpartisipasi dalam lima edisi berturut-turut antara 1950 hingga 1966.
Di lapangan, Jerman langsung menggebrak. Baru enam menit berjalan, Felix Nmecha membuka skor lewat tendangan keras usai menerima umpan terukur dari sisi kiri. Gol itu menjadikan Nmecha pemain Jerman tercepat yang mencetak gol di Piala Dunia sejak Thomas Müller menjebol gawang Argentina pada 3 Juli 2010.
Namun Curacao tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-21, Levano Comenencia membalas dengan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang melesat ke sudut kanan gawang Neuer. Gol penyeimbang itu membuat Curacao menjadi tim pertama dari CONCACAF yang mencetak gol dalam 21 menit pertama debutnya di Piala Dunia sejak Nigeria lawan Bulgaria pada 1994.
Curacao juga menyusul jejak Maroko (1970) dan Aljazair (1982) sebagai tim yang berhasil mencetak gol ke gawang Jerman saat Die Mannschaft berstatus juara bertahan. Sebuah catatan langka yang kini bertambah satu nama setelah 44 tahun.
Kegembiraan Curacao hanya sebentar. Pada menit ke-38, Nico Schlotterbeck menyundul umpan tendangan sudut dan mengembalikan keunggulan Jerman. Tepat sebelum turun minum, wasit asal Maroko Jalal Jaid menunjuk titik putih setelah Richelmi Bazouere melanggar Nmecha di dalam kotak penalti. Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor mengubahnya menjadi gol ketiga di menit kelima waktu tambahan. Babak pertama berakhir 3-1 untuk Jerman.


Tinggalkan Balasan