BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Lamouchi baru bergabung dengan Tunisia pada 14 Januari 2026. Kontraknya dirancang hingga 31 Juli 2028—sebuah komitmen jangka panjang yang kini berakhir jauh lebih cepat dari yang direncanakan. Lima bulan lebih sedikit. Lima pertandingan. Dan hanya satu kemenangan.

Rekam jejaknya bersama Tunisia memang tidak meyakinkan sejak awal. Dari lima laga yang dijalani, Tunisia meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Satu-satunya kemenangan datang dari laga uji coba kontra Haiti pada akhir Maret 2026—lawan yang jauh dari ukuran kompetitif internasional.

Sebelum tampil di Piala Dunia, Tunisia juga tidak menunjukkan tanda-tanda kesiapan yang meyakinkan. Mereka kalah telak 0-5 dari Belgia pada 6 Juni, lalu menelan kekalahan 0-1 dari Austria, dan hanya bermain imbang 0-0 lawan Kanada. Hasil-hasil itu seharusnya menjadi peringatan keras, namun Tunisia tetap melaju ke Amerika Utara tanpa perubahan di bangku pelatih.

Kekalahan 0-5 dari Belgia sebelum turnamen seolah menjadi bayangan buruk yang lalu berulang. Ketika Swedia menjebol gawang Tunisia untuk kelima kalinya di malam yang sama gelap itu, federasi rupanya sudah cukup menyaksikan.

Ini bukan kali pertama Tunisia memecat pelatih di tengah Piala Dunia. Pada edisi 1998 di Prancis, mereka juga memutus kontrak Henry Kasperczak setelah dua kekalahan beruntun di fase grup. Sejarah rupanya berulang, dengan cara yang sama menyakitkannya.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026