Belgia mencoba merespons, tetapi justru Mesir yang kembali punya peluang. Courtois harus bekerja keras menepis percobaan Mostafa Ziko. Keunggulan The Pharaohs bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dibuka dengan Mesir yang kembali tampil agresif. Mereka masih mencoba menambah keunggulan, namun tembakan Ziko dan Omar Marmoush berhasil diblok lini belakang Belgia yang mulai menemukan ritme pertahanannya.
Belgia mendapat momen hampir menyamakan skor pada menit ke-53. Tendangan bebas De Bruyne dari luar kotak penalti membentur tiang kanan gawang Mesir yang dijaga Mostafa Shobeir. Tipis sekali. Nasib sedang tidak berpihak kepada De Rode Duivels.
Dua menit kemudian, giliran Mesir yang hampir memperlebar jarak. Sundulan Salah masih bisa ditangkal Courtois, dan tembakan susulan Ashour meleset dari sasaran. Kedua tim seolah saling beradu nasib buruk.
Menit ke-62, Belgia bangkit dengan dua peluang beruntun. Tembakan voli Youri Tielemans melebar tipis. Tak lama berselang, De Bruyne mencoba lagi dari dalam kotak penalti, tapi Shobeir sudah siap menepisnya.


Tinggalkan Balasan