BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Di depan, Martin terus melaju tanpa hambatan. Ia memimpin balapan dengan ritme yang stabil dan terukur, bukan sekadar cepat. Gaya balapnya yang tenang namun mematikan itulah yang selama ini menjadi karakter khasnya musim 2026.

Ketika bendera kotak-kotak dikibarkan, Martin melewati garis finis dengan keunggulan 1,53 detik atas Ogura. Selisih yang cukup besar untuk ukuran Sprint Race sepanjang 10 putaran — sebuah indikasi betapa mendominasinya sang juara hari ini.

Ogura tampil impresif di posisi kedua. Pebalap muda Jepang itu membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi, bahkan ketika lawannya adalah Jorge Martin yang sedang dalam performa terbaiknya. Finis runner-up di Silverstone bisa jadi modal penting untuk balapan utama besok.

Podium ketiga jatuh ke tangan Marco Bezzecchi. Pebalap Italia itu berhasil memanfaatkan kelemahan Marc Marquez di putaran-putaran akhir, dan naik ke podium dengan cukup meyakinkan. Bagi Bezzecchi, hasil ini tentu menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar menjelang race panjang Minggu esok.

Alex Marquez, adik kandung Marc, finis di posisi keempat — satu tempat di atas sang kakak yang harus puas di posisi sembilan. Sebuah ironi yang tak biasa, kakak-beradik Marquez berada di urutan yang terbalik dari biasanya.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026