Ada satu syarat tambahan yang membuat laga Bosnia dan Herzegovina-Qatar menjadi lebih rumit. Untuk berpeluang finis di posisi kedua menggantikan Swiss, pemenang laga ini harus mengejar defisit selisih gol yang sangat lebar, sekaligus berharap duel Kanada melawan Swiss tidak berakhir imbang.
Kombinasi syarat itu membuat peluang Bosnia dan Herzegovina, yang selisih golnya masih lebih baik dibanding Qatar, sedikit lebih realistis dibandingkan wakil Asia tersebut. Namun secara matematis, jalan itu tetap sangat sempit dan bergantung pada hasil laga lain di saat bersamaan.
Bek Kanada, Alistair Johnston, mengaku timnya menikmati posisi yang menguntungkan ini. Menurutnya, target awal Kanada hanya lolos ke babak gugur, namun situasi klasemen saat ini membuka kemungkinan yang lebih besar.
“Ini adalah daya tarik yang sangat besar bagi kami,” kata Johnston, dikutip dari keterangan resmi usai laga melawan Qatar. Ia menyebut timnya kini berada dalam posisi yang sangat baik untuk menentukan nasib sendiri di laga pamungkas.
Johnston menambahkan, hasil positif di laga terakhir berarti Kanada bisa tetap bertahan di Vancouver untuk babak berikutnya, sebuah skenario yang ia sebut sebagai mimpi bagi tim dan publik tuan rumah.


Tinggalkan Balasan