MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Iran melangkah ke panggung Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. “Macan Persia” menggilas Costa Rica 5-0, kemudian menaklukkan Gambia 3-1 dan Mali 2-0 dalam serangkaian uji coba yang memperlihatkan ketajaman serang sekaligus soliditas lini bertahan mereka.
Iran tiba di turnamen ini dalam kondisi prima setelah memenangkan tiga laga terakhir secara beruntun. Torehan 10 gol dan hanya kebobolan satu kali dalam tiga pertandingan itu bukan sekadar statistik — itu adalah pesan kepada seluruh penghuni Grup G.
Ini merupakan penampilan ketujuh Iran di Piala Dunia, sekaligus menjadi kali pertama dalam sejarah mereka tampil di dua edisi berturut-turut. Sebuah tonggak bersejarah yang mempertegas bahwa sepak bola Iran telah berkembang pesat di level global.
Pelatih Amir Ghalenoei tetap mengandalkan punggawa-punggawa berpengalaman yang telah lama menjadi tulang punggung tim. Alireza Beiranvand di bawah mistar, Ehsan Hajsafi dan Milad Mohammadi di lini belakang, serta Mehdi Taremi sebagai ujung tombak — nama-nama itu sudah tidak asing di telinga pecinta sepak bola Asia. Mereka bukan hanya pemain andalan, tetapi juga pemimpin di dalam dan di luar lapangan.


Tinggalkan Balasan