Luca bergabung dengan Granada dari Eibar pada 2024 dan hingga kini telah memainkan 45 pertandingan bersama klub tersebut. Performanya yang stabil menjadi alasan utama Petkovic mempertahankan kepercayaan kepadanya, bahkan dalam daftar akhir menuju Piala Dunia.
Skuad Aljazair untuk Piala Dunia 2026 bukan hanya soal Luca. Petkovic merakit tim dengan perpaduan pengalaman dan kualitas yang tersebar di berbagai liga elite. Di lini belakang, ada Rayan Ait-Nouri yang kini memperkuat Manchester City — salah satu klub tersukses di Eropa musim-musim terakhir.
Di sektor tengah, hadir nama Nabil Bentaleb, mantan gelandang Tottenham Hotspur yang sudah merasakan tekanan panggung internasional di level tertinggi. Sementara di depan, Aljazair masih bertumpu pada Riyad Mahrez, mantan bintang Manchester City yang kini berkarier bersama Al Ahli di Arab Saudi. Mahrez tetap menjadi figur paling berbahaya dalam skema serangan Les Fennecs.
Kehadiran pemain-pemain berpengalaman ini menjadikan Aljazair sebagai tim yang tidak bisa dianggap remeh di putaran final. Mereka melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menjalani babak kualifikasi zona Afrika dengan sangat meyakinkan — memenangkan delapan dari sepuluh pertandingan dan finis di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin atas Uganda.
Di putaran final, Aljazair masuk dalam Grup J dan akan langsung diuji dengan laga pembuka yang berat. Pada 17 Juni, mereka akan menghadapi Argentina — juara bertahan yang meraih trofi di Qatar 2022 dan masih diperkuat Lionel Messi beserta skuad tangguh lainnya. Ini adalah ujian sesungguhnya bagi mental dan kualitas skuad Petkovic.
